Penghuni Rutan Palangkaraya Tewas Gantung Diri
Penghuni rutan bernama Rudi Alamsyah (31) yang terlibat kasus penyalahgunaan narkotika ditemukan tewas gantung diri.
Editor:
Dewi Agustina
TRIBUNNEWS.COM, PALANGKARAYA - Suasana Rumah Tahanan Negara Kelas II A di Jalan Tjilik Riwut km 4 Palangkaraya, Kalimantan Tengah, Jumat (13/7/2018) pagi mendadak geger.
Salah satu penghuni rutan bernama Rudi Alamsyah (31) yang terlibat kasus penyalahgunaan narkotika yang berada di kamar tahanan pada blok A ditemukan tewas gantung diri.
Blok A dihuni oleh sebanyak enam orang yang seharusnya diisi dua orang.
Kejadian tersebut diketahui, setelah para penghuni selesai melakukan kegiatan senam pagi di halaman dalam rutan tersebut yang diawasi para sipir penjara.
"Penghuni kaget, karena usai melakukan senam pagi ada rekannya yang tewas tertelungkup di kamar mandi dengan kain sarung melilit di lehernya," ujar Kepala Rutan Kelas II A Palangkaraya, Zainal Fikri.
Baca: Tangis Anak Pemulung Pecah ketika Tim SAR Kembali Tanpa Membawa Tubuh Ayahnya yang Tertimbun Longsor
Akibat kejadian tersebut, pihak Rutan akhirnya memanggil polisi untuk menangani perkara tersebut.
"Kami panggil polisi untuk melakukan pemeriksaan korban," ujarnya.
Bukan hanya itu, pihak kepolisian juga telah memanggil ahli forensik untuk melakukan pemeriksaan penyebab kematian korban.
"Memang sekilas terlihat tidak ada luka, hanya lehernya terbelit kain sarung yang diiikat di jendela bagian kamar mandi," ujar Karutan.
Karutan Kelas II A Palangkaraya ini mengatakan, pihaknya menyerahkan penyelidikan kasus tewasnya seorang tahanan tersebut kepada pihak yang berwajib.
"Yang jelas saat melakukan tindakan gantung diri, korban sedang sendirian di kamar sedangkan tahanan lainnya sedang senam di halaman," ujarnya.
Artikel ini telah tayang di banjarmasinpost.co.id dengan judul BREAKING NEWS: Tahanan Rutan Palangkaraya Tewas Gantung Diri Saat Penghuni Senam Pagi
Baca tanpa iklan