Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Badai Hantam KM Indah Harapan, Dua ABK Dilaporkan Hilang

KM Indah Harapan karam karena cuaca laut selama dua minggu terakhir ekstrim, yaitu gelombang ombak sangat tinggi

Badai Hantam KM Indah Harapan, Dua ABK Dilaporkan Hilang
Foto: Kolase Serambinews.com
Dua AKB atas nama Bailatul Akmi (kiri) dan Darkasyi (tekong) dan hanyut ke arah perairan Thailand dan diselamatkan nelayan Thailand. Mereka selamat setelah Kapal Motor (KM) Indah Harapan (tengah) berbobot 6 GT ber-ABK empat orang asal Idi Cut, Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur, tenggelam akibat diamuk badai di perbatasan perairan Aceh-Malaysia, Rabu (18/7/2018) sekitar pukul 01.30 WIB 

Laporan Serambi Indonesia Seni Hendri

  

TRIBUNNEWS.CO, IDI - Kapal Motor (KM) Indah Harapan berbobot 6 GT ber-ABK empat orang asal Idi Cut, Kecamatan Darul Aman, Aceh Timur, tenggelam akibat diamuk badai di perbatasan perairan Aceh-Malaysia.

Peristiwa ini menyebabkan dua ABK-nya masih dinyatakan hilang, sedangkan dua lainnya ditemukan selamat mengapung di perairan Thailand.

Informasi tenggelamnya, KM Indah Harapan asal Idi Cut itu diperoleh Serambinews.com, dari Panglima Laot Lhok Idi Cut, Hermansyah, sekaligus pemilik KM Indah Harapan.

Katanya, KM Indah Harapan tersebut karam pada Rabu (18/7/2018) sekitar pukul 01.30 WIB.

“Titik koordinat atau posisi tenggelamnya belum diketahui,” jelas Hermansyah kepada Serambinews.com, Kamis (19/7/2018) malam.

Menurut Herman, KM Indah Harapan karam karena cuaca laut selama dua minggu terakhir ekstrim, yaitu gelombang ombak sangat tinggi.

Sebelumnya, jelas Herman, KM Indah Harapan, berangkat Sabtu (7/7/2018) dari Kuala Idi Cut.

“Dua AKB atas nama Darkasyi (tekong) dan Bailatul Akmi hanyut ke arah perairan Thailand dan diselamatkan nelayan Thailand. Sedangkan dua ABK lagi atas nama Muhammad dan Muhammad Nasir, masih hilang,” ungkap Herman, seraya menyebutkan keempat ABK tersebut merupakan warga Gampong Seunebok Baroh, Kecamatan Darul Aman.

Herman mengaku informasi karamnya KM Indah Harapan itu ia peroleh dari ABK yang selamat di Thailand.

“Saat ini kita sedang berupaya untuk memulangkan kedua ABK yang selamat di Thailand. Sementara pencarian masih terkandala cuaca buruk,” jelas Herman. (*

Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas