Nikmati berita interaktif dan LIVE report 24 jam hanya di TribunX
Tribun

10 Hektar Lahan Gili Lawa Terbakar Hebat, Diduga karena Ulah Turis, Lihat Penampakannya Sekarang

Video yang memperlihatkan kawasan Taman Nasional Komodo terbakar tengah viral di media sosial.

Penulis: Pravitri Retno W
Editor: Natalia Bulan Retno Palupi
zoom-in 10 Hektar Lahan Gili Lawa Terbakar Hebat, Diduga karena Ulah Turis, Lihat Penampakannya Sekarang
Instagram/kurniawan_jacks
Lahan Gili Lawa terbakar hebat, diduga akibat ulah turis. 

TRIBUNNEWS.COM - Video yang memperlihatkan kawasan Taman Nasional Komodo terbakar tengah viral di media sosial.

Sebuah akun Instagram bernama @kurniawan_jacks membagikan video Taman Nasional Komodo tengah terbakar pada Kamis (2/8/2018) kemarin.

Diketahui kawasan yang terbakar ini berada di Gili Lawa, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT).

BACA: Viral di Media Sosial Video Lomba Makan Kerupuk Peringati HUT ke-37, Apa yang Beda?

Video kawasan Gili Lawa terbakar juga diunggah oleh akun @asokaremadja di Instagram Story.

Dikutip Tribunnews dari Kompas.com, Gili Lawa bukan merupakan habitat komodo, tapi lebih dominan padang savana.

Gili Lawa terbakar pada Kamis (2/8/2018).
Gili Lawa terbakar pada Kamis (2/8/2018). (Instagram/kurniawan_jacks)

Kebakaran yang terjadi di Gili Lawa diduga akibat adanya ulah tak bertanggung dari jawab dari segerombolan turis lokal.

Berita Rekomendasi

Diduga kelompok turis tersebut merupakan rombongan dari sebuah agensi travel.

Unggahan Instagram Story @asokaremadja pada Kamis (2/8/2018).
Unggahan Instagram Story @asokaremadja pada Kamis (2/8/2018). (Instagram/asokaremadja)

Hingga saat ini, dugaan sementara akibat kebakaran disebut karena para turis tersebut melakukan sesi pemotretan di atas bukit Gili Lawa sambil menyalakan api.

Akibatnya, api menyambar padang savana yang merupakan lahan kering dan merembet dengan cepat.

Unggahan Instagram Story @asokaremadja pada Kamis (2/8/2018).
Unggahan Instagram Story @asokaremadja pada Kamis (2/8/2018). (Instagram/asokaremadja)

Hal tersebut diketahui dari unggahan @asokaremadja.

Ia mengunggah percakapan DM Instagram dan Facebook orang-orang yang diduga berada di Gili Lawa saat kebakaran terjadi.

Unggahan Instagram Story @asokaremadja pada Kamis (2/8/2018).
Unggahan Instagram Story @asokaremadja pada Kamis (2/8/2018). (Instagram/asokaremadja)

Pihak agensi travel yang diduga terlibat dalam insiden ini angkat bicara lewat unggahan di Instagram Story-nya hari ini, Jumat (3/8/2018).

Unggahan Instagram Story agensi travel hari ini, Jumat (3/8/2018).
Unggahan Instagram Story agensi travel hari ini, Jumat (3/8/2018). (Instagram/indonesiajuaratrip)

Mereka mengatakan telah mengambil tindakan terkait insiden yang terjadi di Gili Lawa.

Pihak agensi juga menambahkan akan memecat pemandu tur jika terbukti lalai saat pemeriksaan kepolisian.

Tak hanya itu, lewat unggahannya di Instagram Story, pihak agensi mengaku siap bertanggung jawab sesuai hukum yang berlaku dan soal pemulihan alam dengan pihak Taman Nasional Komodo.

Unggahan Instagram Story agensi travel hari ini, Jumat (3/8/2018).
Unggahan Instagram Story agensi travel hari ini, Jumat (3/8/2018). (Instagram/indonesiajuaratrip)

Dikutip dari Kompas.com, sebanyak 10 hektar lahan di Gili Lawa hangus terbakar.

Penampakan Gili Lawa saat ini tentu saja membuat para netizen geram.

Penampakan Gili Lawa setelah terbakar.
Penampakan Gili Lawa setelah terbakar. (Instagram/explorebantul)

"Merinding, sedih... Semoga pelakunya ditindak tegas. Dan semoga pihak2 terkait bisa segera melakukan recovery. Pelaku seharusnya gak cuma diproses hukum tp juga diminta kerja tanpa upah merecovery tempat yg sdh dirusaknya. Setuju?"

"Pelakunya harus tanggug jawab!"

"@polda_ntt @kemenpar @kementerianlhk Mohon di tindak tegas pelaku pembakaran."

"Ah elah. Orang indo yang hanya ingin menikmati asiknya diri sendiri tapi tidak peduli dengan alam."

Saat ini diketahui insiden kebakaran yang terjadi di Gili Lawa tengah ditangani oleh pihak berwenang.

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W)

Sumber: TribunSolo.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
© 2024 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas