Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gempa Bumi di Lombok, Warga Masih Berada di Pengungsian

Selanjutnya BMKG telah melakukan pemutakhiran gempa dengan kekuatan 7 SR pada kedalaman 15 km.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hasanudin Aco
zoom-in Gempa Bumi di Lombok, Warga Masih Berada di Pengungsian
ISTIMEWA
Warga di Lombok dievakuasi keluar rumah oleh Dompet Dhuafa setelah terjadi gempa bumi dengan kekuatan 7 SR pada kedalaman 15 km dengan pusat gempa di darat 18 km barat laut Lombok Timur NTB pukul 18.46 WIB, Minggu (5/8/2018) petang. 

TRIBUNNEWS.COM, LOMBOK - BMKG telah melaporkan kejadian gempa dengan kekuatan 6,8 SR dengan pusat gempa di darat dengan kedalaman 10 km pada 27 km Timur Laut Lombok Utara Provinsi Nusa Tenggara Barat, Minggu (5/8/2018) pukul 18.46 WIB.

Gempa tidak berpotensi tsunami.

Selanjutnya BMKG telah melakukan pemutakhiran gempa dengan kekuatan 7 SR pada kedalaman 15 km.

Pusat gempa 18 km Barat Laut Lombok Timur NTB. Gempa berpotensi tsunami.

Baca: Para Menteri Berhamburan Menyelamatkan Diri Saat Gempa Guncang Lombok

Imron, warga Lombok, mengatakan, saat kejadian gempa bumi, warga yang menjadi korban gempa bumi pada 29 Juli 2018 tidak berada di rumah masing-masing.

"Warga yang jadi korban gempa bumi lalu masih berada di pengungsian. Mereka masih takut untuk tinggal di rumah sehingga tetap bertahan di pengungsian," kata Imron kepada Warta Kota Minggu malam.

Imron mengatakan, sampai malam ini tidak ada korban jiwa karena warga tetap berada di pengungsian.

Rekomendasi Untuk Anda

Akan tetapi, kata Imron, rumah warga korban gempa pada jelang akhir bulan Juli yang kondisi rusak ringan, saat ini rusak dan ada yang ambruk.

"Jadi sebelumnya rumah warga itu rusak ringat atau rusak berat. Ada gempa pada malam ini, rumah mereka ambruk. Tetapi warga tidak ada yang tinggal di rumah mereka," kata Imron.

Akibat gempa ini, kata Imron, warga juga kesulitan melakukan komunikasi melalui telepon.

"Komunikasi via telepon sulit. Terkadang sambung terkadang tidak. Listrik juga padam," kata Imron.

Penulis: Dewi Pratiwi

Sumber: Warta Kota
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas