Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Nizam Febriansyah Diduga Stunting, Bocah 5 Tahun Ini Kurus dan Pendek, Penglihatannya Terbatas

Nizam Febriansyah (5) tubuhnya terlihat kurus dan tinggi badannya lebih pendek dibanding anak seusianya.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Sugiyarto
zoom-in Nizam Febriansyah Diduga Stunting, Bocah 5 Tahun Ini Kurus dan Pendek, Penglihatannya Terbatas
Ist
Sekelompok anak muda yang tergabung di Gerakan Membangun Bangsa (GMB) membagi-bagikan biscuit dan susu kepada peserta CFD di Bundaran HI, Minggu (22/4/2018). Target utama mereka adalah para ibu hamil dan anak – anak dan dimaksudkan sebagai sosialisasi pencegahan penyakit stunting (kekerdilan) yang saat ini statusnya sudah kritis di Indonesia. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Siti Masithoh

TRIBUNNEWS.COM, CIREBON - Nizam Febriansyah (5) tubuhnya terlihat kurus dan tinggi badannya lebih pendek dibanding anak seusianya.

Bocah berkulit gelap ini mengalami stunting alias kurang gizi. Raut wajahnya terlihat lesu, matanya asayu.

Ia memiliki berat badan 10 kilogram dan tinggi 93,6 sentimeter. Termasuk kurus dan pendek untuk anak seusianya.

"Anak seusia Nizam seharusnya memiliki tinggi badan di atas 100 sentimeter. Jadi Nizam ini terkenan stunting," kata Kader Posyandu Harum Sari, Ijah, saat ditemui di Blok Kalimati, Desa Walahar, Kecamatan Gempol, Kabupaten Cirebon, Rabu (8/8/2018).

Nizam adalah anak bungsu dari tiga bersaudara. Kedua kakaknya duduk di bangku SD dan memiliki tubuh normal.

Keseharian Nizam pun hanya berdiam diri di rumahnya. Paling jauh, ia main di samping rumahnya. Nizam dikenal anak yang pendiam.

Rekomendasi Untuk Anda

Erni, ibunya, adalah buruh batu bara. Ada pun Jahari, ayahnya, bekerja serabutan.

Setiap hari dari pagi hingga sore hari, Nizam tinggal bersama nenek dan tantenya. Ia beserta keluarganya pun masih tinggal di rumah neneknya.

Tak hanya fisiknya yang kurus dan kurang tinggi, Nizam juga memiliki penglihatan yang tidak normal. Ia hanya bisa melihat dalam jarak beberapa centimeter saja.

"Kalau lihat orang atau nonton televisi harus dekat sekali," kata Ijah, Kader Posyandu Desa Walahar.

Saat Tribun Jabar mendekatinya, ia hanya dapat melihat jelas dalam jarak sekitar 10 centimeter. Ia pun tidak seaktif anak seusianya.

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas