Siswi di Sidoarjo Dicekoki Pil Koplo Oleh Sopir Lalu Disetubuhi di Bangunan Kosong
Korban sendiri bisa berada di tempat remaja pesta miras dan pil koplo karena diajak oleh salah satu temannya
Editor: Eko Sutriyanto
Laporan Wartawan Surya M Taufik
TRIBUNNEWS.COM, SIDOARJO - Seorang sopir angkot Akbar (21) warga Kalijaten, Kecamatan Taman, Sidoarjo tega lakukan rudapaksa siswi SMP sehingga keperawanannya terenggut.
Peristiwa pencabulan itu terjadi di sebuah bangunan kosong yang lokasinya tak jauh dari Polsek Taman.
Sebelumnya, siswi berusia 15 tahun ini terlebih dicekoi pil koplo.
"Korban terlebih dulu dipaksa menelan tujuh butir pil koplo oleh pelaku," ungkap Kapolsek Taman Kompol Samirin, Jumat (31/8/2018).
Ceritanya, malam itu ada delapan remaja yang berkumpul di lapangan dekat lokasi kejadian untuk berpesta minuman keras.
Mereka semua adalah anak-anak di bawah umur.
Baca: Berawal dari Pesan Whatsapp, Ayah Gadis Remaja di Surabaya Berhasil Bongkar Cerita Pencabulan
"Kemudian pelaku datang dan langsung bergabung dengan delapan anak tersebut," sambung Kapolsek.
Selain mengonsumsi minuman keras, mereka juga menenggak pil koplo bersama.
Korban sendiri, bisa berada di sana karena diajak oleh salah satu dari remaja itu.
Korban yang sedang berada di sebuah warung di daerah Taman dibonceng dan diajak bergabung di lapangan.
Melihat pesta miras dan pil koplo, korban sempat berusaha pergi.
Tapi dihalangi oleh para remaja yang sedang berpesta itu, terutama oleh pelaku.
"Korban berusaha menolak, tapi dipaksa oleh pelaku untuk ikut menelan pil koplo. Kalau tidak mau diancam tidak diantarkan pulang," lanjut Samirin.