Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Simpatisan Partai di Jogja Ini Meninggal Tersengat Listrik Saat Pasang Bendera Partai Idolannya

Nasib nahas menimpa Muhammad Asrok, warga Gambiran, Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta. Pemuda 27 tahun tersebut meninggal tersengat listrik

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Sugiyarto
zoom-in Simpatisan Partai di Jogja Ini Meninggal Tersengat Listrik Saat Pasang Bendera Partai Idolannya
ilustrasi 

Laporan Calon Reporter Tribun Jogja, Christi Mahatma Wardhani

TRIBUNNEWS.COM, YOGYA- Nasib nahas menimpa Muhammad Asrok, warga Gambiran, Pandeyan, Umbulharjo, Yogyakarta.

Pemuda 27 tahun tersebut meninggal tersengat listrik saat membantu temannya memasang bendera partai.

Kapolsek Umbulharjo, Kompol Alaal Prasetyo, SIK membenarkan hal tersebut.

Ia menceritakan bahwa kejadian bermula pada Sabtu (8/9/2018), sekitar pukul 04.00 dini hari.

Saat itu Asrok dan tiga temannya menuju ke Jalan Perintis Kemerdekaan Umbulharjo hendak memasang bendera Laskar Bani Zain.

"Mereka ini simpatisan partai, rencananya mau memasang bendera besar pakai bambu. Bambunya juga panjang, sekitar 6 atau 7 meteran," kata Kapolsek Umbulharjo pada Tribunjogja.com, Minggu (9/9/2018).

Rekomendasi Untuk Anda

Ia melanjutkan, seorang teman Asrok yang bernama Sani kemudian memanjat baliho supaya bisa memasang bendera.

Bendera berhasil dipasang, namun bendera tidak dapat berkibar karena tersangkut bambu.

"Jadi temannya tadi minta tolong untuk membantu, supaya bendera berkibar. Nah Asrok itu itu membantu menggunakan besi. Dia manjat juga. Terus bendera disogok (didorong pakai besi-red), tetapi tidak kena kain malah nyangkut di jaringan listrik PLN," lanjutnya.

Kanit Reskrim Polsek Umbulharjo, Iptu Supatno menambahkan bambu tersebut menempel pada kabel PLN.

Akibatnya Asrok meninggal di tempat, sementara Sani menderita luka bakar di bagian tangan dan kaki.

"Kalau korban meninggal dibawa ke RS Bhayangkara, sementara temennya dibawa ke RS Hidayatullah. Luka di kaki dan tangan tidak parah, tidak sampai menginap. Jadi si Asrok ini cuma membantu," tambahnya. (*)

Sumber: Tribun Jogja
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas