Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Pilpres 2019

Sekjen PDIP Sebut Megawati Ingin Jokowi Dapat Nomor Urut Satu

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, nomor urut satu sarat dengan pesan sejarah untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia

Sekjen PDIP Sebut Megawati Ingin Jokowi Dapat Nomor Urut Satu
Dennis Destryawan/Tribunnews.com
Hasto Kristiyanto 

Laporan Wartawan Tribunnews.com, Dennis Destryawan

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA -- Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan merespon positif nomor urut yang didapat pasangan calon presiden dan wakil presiden, Joko Widodo dan Ma'ruf Amin.

Sekretaris Jenderal PDIP, Hasto Kristiyanto mengatakan, nomor urut satu sarat dengan pesan sejarah untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia.

Menurut Hasto, Ketua Umum PDIP, Megawati Soekarnoputri memang berharap mendapatkan nomor urut satu.

Maknanya sangat jelas, Pak Jokowi 1 periode lagi dan terdepan di dalam memerjuangkan kemajuan Indonesia Raya," ujar Hasto melalui keterangan tertulisnya, Jumat (21/9/2018).

Hasto mengapresiasi apa yang disampaikan Jokowi, bahwa Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno adalah sahabat lama. Pernyataan itu, disebut menyejukkan.

"Bahkan ajakan Pak Jokowi untuk berkontestasi politik dengan beradu kontestasi program, adu gagagasan, adu ide, adu rekam jejak, dan adu prestasi, adalah awal yang sangat positif,” tutur Hasto.

Hasto berujar, seruan Jokowi untuk menjauhkan fitnah, dan jangan sampai saling menghina, merupakan sebuah ajakan yang positif dan penuh semangat.

Baca: Jokowi Berharap Pilpres Jadi Ajang Adu Program, Gagasan, Ide dan Rekam Jejak

"Karena itulah PDI Perjuangan berharap agar semua pihak, khususnya seluruh tim kampanye memiliki komitmen yang sama dengan ajakan Pak Jokowi tersebut," kata Hasto.

Hasto mengajak, seluruh pihak untuk wujudkan Pilpres dan Pileg sebagai pendidikan politik yang membawa kegembiraan bagi seluruh anak bangsa.

"Kami juga akan mengatur mekanisme di internal agar tidak melanggar aturan kampanye," tutur Hasto.

Hasto meminta KPU dan Bawaslu berperan aktif dan adil dalam Pilpres yang akan menjadi tugas berat dan sejarah baru karena digelar bersamaan dengan Pileg.

"Himbauan Pak Jokowi untuk adu gagasan, ide dan jauhi fitnah, akan jadi catatan untuk kedua timses paslon," imbuh Hasto.

Penulis: Dennis Destryawan
Editor: Eko Sutriyanto
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas