Tribun

Kisah Bocah SD yang Dikucilkan di Sekolahnya karena Ketahuan Tertular HIV

Gigih mengalami hal yang sangat menyakitkan, dia dikucilkan oleh teman-temannya. Hal ini bermula saat Gigih ketahuan sebagai pengidap HIV.

Editor: Dewi Agustina
Kisah Bocah SD yang Dikucilkan di Sekolahnya karena Ketahuan Tertular HIV
net
Ilustrasi HIV/AIDS 

Masih menurut Ifada, banyak masyarakat Tulungagung masih kurang memahami HIV/AIDS.

Akibatnya saat ada penderita yang terungkap identitasnya, maka yang terjadi stigmatisasi yang buruk.

Mereka dijauhi dan dikucilkan, karena dianggap bisa menularkan penyakit.

Karena itu KPA Tulungagung melakukan sosialisasi kepada warga, utamanya wali murid tempat Gigih bersekolah.

KPA memberikan pemahaman bahwa HIV tidak bisa menular hanya dengan berdekatan, bahkan bersentuhan.

Baca: Presiden Jokowi Bangga dengan Patung Garuda Wisnu Kencana

"Waktu sosialisasi kami juga membawa ODHA (orang dengan HIV/AIDS) untuk memberikan testimoni. Supaya warga paham apa sebenarnya HIV/AIDS itu," tegas Ifada.

Selain itu KPA juga melakukan pendampingan terhadap Gigih. Diharapkan bocah yang masih sekolah ini tidak sampai terganggu psikologinya.

Selain itu Gigih juga dibimbing untuk menghadapi segala stigma karena kondisinya yang terlanjur terungkap.

"Dan alhamdulillah, anak ini pembawaannya tetap ceria menghadapi semuanya. Sekarang dia diawasi oleh petugas medis dari Puskesmas," kata Ifada.

Artikel ini telah tayang di Surya.co.id dengan judul Kisah Memilukan, Siswa Ini Dikucilkan karena Ketahuan Positif HIV

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas