Tribun

Driver Taksi Online asal Jakarta Mengaku Ditodong Dengan Senpi di Bandung

Budi sudah melaporkan kasus itu ke Mapolsek Batununggal usai kejadian. Anggota Polrestabes Bandung ‎sudah menggelar olah tempat kejadian

Editor: Hendra Gunawan
Driver Taksi Online asal Jakarta Mengaku Ditodong Dengan Senpi di Bandung
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Seorang driver transportasi roda empat online asal ‎Kecamatan Jatinegara, Jakarta Timur, Budi Harto (58) 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG-Seorang driver transportasi roda empat online asal ‎Jatinegara,  Jakarta Timur, Budi Harto (58) mengaku ditodong senjata api belakangan diketahui bernama Rido, saat menurunkan penumpangnya di kawasan Jalan Ibrahim Adjie, Kota Bandung, Kamis (12/10.

Budi sudah melaporkan kasus itu ke Mapolsek Batununggal usai kejadian. Anggota Polrestabes Bandung ‎sudah menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP).

Kasus itu bermula saat Budi menerima orderan di Jalan Pedati, Jakarta Timur pada Kamis (11/10) dini hari dari penumpang bernama Nurul Agustin.

Namun, lokasi penjemputan salah sehingga Budi menjemput penumpangnya di kawasan Kebonjeruk tujuan Kiaracondong, Kota Bandung ‎dengan biaya Rp 837 ribu.

Baca: Istri Meninggal Dunia, Indro Warkop Curahkan Isi Hati, Kehilangan Kekuatan Hingga Janjinya

Lantas, ia mengantar Nurul ke Bandung via jalur puncak karena Jalan Tol Jakarta - Cikampek macet. Tidak ada yang janggal selama perjalanan. Hanya saja, Nurul sempat melakukan video call dengan seorang pria.

"Setibanya di Bandung, penumpang saya dijemput sama pria pakai motor. Pria itu menarik saya ke tempat motornya diparkir dan menunjukan pistol, menodongkannya ke arah dada saya. Dia bilang 'kamu tahu ini pistol'," ujar Budi menirukan perkataan penodong.

Budi mengaku ketakutan dan memilih pasrah. Penodong kemudian pergi dengan penumpangnya menggunakan sepeda motor serta barang bawaannya. Kendaraan roda empat miliknya tidak dicuri.

"Dia ngasih uang Rp 400 ribu setelah itu dia pergi. Kalau mau minta pengurangan ongkos ya ngomong saja, bukan nodong begini. Yang rugi hanya uang ongkosnya saja tidak sesuai, kalau barang-barang termasuk mobil tidak diambil," katanya.

Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas