Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Korban Pembacokan Suami Mengaku Sering Dipukuli Sejak Menikah

Kejadian yang menimpa dirinya berawal dari kecemburuan suaminya melihat foto reuni Yatimah dengan teman semasa sekolah

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Korban Pembacokan Suami Mengaku Sering Dipukuli Sejak Menikah
Tribunjateng.com/Dhian Adi Putranto
Suyatimah tengah mendapat perawatan di RSUD dr Soewondo setelah dirinya dibacok suaminya 

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto

TRIBUNNEWS.COM, KENDAL - Suyatimah (23) warga gang baru RT2 RW 2 Kelurahan Bandengan, Kendal yang menjadi korban pembacokan oleh suaminya sendiri yakni ES pada Minggu (14/10) malam.

Ia mengaku dirinya memang sering dipukuli oleh suaminya.

"Saya sudah menikah dengan dirinya sejak tahun 2011. Setahun setelah menikah saya kemudian bekerja di luar negeri selama lima tahun, baru tahun 2017 saya kembali ke Indonesia. Namun sejak awal pernikahan sudah sering memukuli," ujarnya Kamis (18/10).

Wanita yang akrab di sapa Yatimah mengungkapkan bahwa kejadian yang menimpa dirinya berawal dari kecemburuan suaminya melihat foto reuni Yatimah dengan teman semasa sekolah.

Dalam foto itu, dirinya bersebelahan dengan seorang pria.

Baca: Iwan Fals Kembali Buat Polling Pilpres 2019, Hasilnya Berbanding Terbalik dengan Bulan Lalu

Bahkan dirinya mencoba memberikan penjelasan dan mengajak suaminya kerumah temannya itu untuk meredam kecemburuan suaminya.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun saat itu temannya tidak berada dirumah sehingga membuat suaminya semakin kesal.

"Dia sempat mengancam membunuh teman saya di hadapan orang tua teman saya, kemudian saya ajak pulang," jelasnya.

Setiba dirumah, Suaminya semakin kalap dan lantas secara membabi buta membacok Yatimah hingga tersungkur.

Tak sampai disitu ES pun juga sempat menendang kepala Yatimah.

"Emosinya tidak terbendung karena sebelum melakukan itu dirinya sempat meminum miras," terangnya.

Beruntung Kakanya, Sonhaji segera menolong dirinya dari amukan ES yang tengah gelap mata itu.

Sonhaji mendekap tubuh ES agar menghentikan aksinya itu.

"Dirinya berusaha terus menebas celurit ke tubuh adik saya, bahkan kakinya sempat menendang kepala adik saya, sehingga saya dekap dan buang celurit dari tangannya," katanya. 

Sumber: Tribun Jateng
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas