Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hingga Hari ini, Sudah 2.256 orang meninggal dunia dampak Bencana di Sulteng

Adapun sebarannya di Kota Palu 1.703 orang meninggal dunia, Donggala 171 orang, Sigi 366 orang, Parigi Moutong 15 orang dan Pasangkayu 1 orang

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Hingga Hari ini, Sudah 2.256 orang meninggal dunia dampak Bencana di Sulteng
KOMPAS.com/ROSYID AZHAR
Ramna (33) warga Petobo Kota Palu sedang mencuci alat masak di pengungsian. Ia selamat dari bencana likuefaksi setelah dimuntahkan bumi. 

 Laporan Wartawan Tribunnews.com, Srihandriatmo Malau

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 2.256 orang meninggal dunia dampak bencana di Sulawesi Tengah hingga Minggu (21/10/2018) pukul 13.00 WIB.

Adapun sebarannya di Kota Palu 1.703 orang meninggal dunia, Donggala 171 orang, Sigi 366 orang, Parigi Moutong 15 orang dan Pasangkayu 1 orang.  

Baca: Kerugian dan Kerusakan Dampak Bencana di Sulawesi Tengah Capai Rp 13,82 Triliun

"Semua korban sudah dimakamkan," ujar Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho, kepada wartawan, Minggu (21/10/2018).

Sebanyak 1.309 orang hilang, 4.612 orang luka-luka dan 223.751 orang mengungsi di 122 titik.

Banyak bangunan dan infrastruktur yang hancur akibat bencana. Kerusakan meliputi 68.451 unit rumah, 327 unit rumah ibadah, 265 unit sekolah, perkantoran 78 unit, toko 362 unit, jalan 168 titik retak, jembatan 7 unit dan sebagainya. 

Baca: Jalan Raya Bogor Kawasan Pasar Rebo Dipasangi Marka Kejut demi Cegah Balap Liar

"Data tersebut adalah data sementara, yang akan bertambah seiring pendataan yang terus dilakukan," jelasnya.

Rekomendasi Untuk Anda

Selain itu dijelaskan, bencana gempabumi, tsunami dan likuefaksi yang melanda 4 daerah di Sulawesi Tengah yaitu Kota Palu, Kabupaten Donggala, Sigi dan Parigi Moutong yang terdampak langsung oleh bencana. 

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas