Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Begini Kronologis Tenggelamnya KLM Arta Ilah yang Mengangkut Garam

Kapal mengalami mati mesin sehingga kapal tidak bisa mengatasi kebocoran hanya dengan 1 pompa robin yang mengakibatkan kapal tenggelam

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Eko Sutriyanto
zoom-in Begini Kronologis Tenggelamnya KLM Arta Ilah yang Mengangkut Garam
Tribun Pontianak/Nur Imam Satria
6 ABK yang selamat setelah kapal KLM Arta Ilahi mengalami kebocoran dan tenggelam di Perairan Pulau Mangku, Selasa (30/10/2018). TRIBUN PONTIANAK/NUR IMAM SATRIA 

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Nur Imam Satria

TRIBUNNEWS.COM, KETAPANG -  Kapolres Ketapang AKBP Yury Nurhidayat S. IK akhirnya merilis kronologis tenggelamnya kapal KLM Arta Ilahi yang bertolak dari UPP Branta madura, pada Sabtu (27/10/2018) pukul 08.00 Wib, dengan tujuan Ketapang.

Setelah kapal bermuatan garam sebanyak 100 ton, jumlah Anak Buah Kapal (ABK) 7 orang, serta 2 penumpang Ibu dan anak berangkat dan kapal tiba diperairan pulau Mangkut pada sekitar pukul 18.00 WIB.

Kapal mengalami mati mesin sehingga kapal tidak bisa mengatasi kebocoran hanya dengan 1 pompa robin yang mengakibatkan kapal tenggelam.

"Satu orang ABK atas nama Amar (50) ikut tenggelam beserta kapalnya, sementara 6 ABK dan 2 penumpang lain selamat, karena berpegangan pada rakit drum penguin dan mengapung-mengapung sampai pagi pukul 06.00," tulis Kapolres pada rilisnya.

Baca: Kedubes Singapura Bantah Kapal Penjaga Pantainya Tabrak Kapal Indonesia

Setelah berjam-jam mengapung akhirnya para ABK dan penumpang KLM. Arta Ilahi ditemukan oleh nelayan indramayu KM Bunga Barokah Gt. 16 pada koordinat 03, 16', 592" S 110, 14', 989" E.

Korbam dievakuasi dan dibawa ke Pelabuhan Kendawangan hingga tiba di Kendawangan pada hari Rabu (31/10) sekitar pukul 21.00 WIB.

Rekomendasi Untuk Anda

Selanjutnya ABK dan penumpang dibawa ke Hotel Batang Kendawangan dan rencana pencarian korban akan dilaksanakan pagi kemarin Kamis (01/11), oleh personel Polair bersama anggota Syahbandar dan AL Kendawangan di sekitar pulau mangkut.

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas