Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Meski Lumpuh, Terdakwa Kasus Korupsi Alkes Garut Tetap Ditahan

Terdakwa kasus korupsi alat kesehatan di RSUD Garut, mantan Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Garut, Drg Iman Firmanullah tetap ditahan

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Meski Lumpuh, Terdakwa Kasus Korupsi Alkes Garut Tetap Ditahan
Tribun Jabar/Mega Nugraha
Mantan Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Garut, Drg Iman Firmanullah tetap ditahan meski kondisinya lumpuh karena stroke. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG-Terdakwa kasus korupsi alat kesehatan di RSUD Garut, mantan Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Garut, Drg Iman Firmanullah tetap ditahan meski kondisinya lumpuh karena stroke.

"Dia sudah jadi tahanan hakim untuk pemeriksaan di pengadilan, jadi ditahan di Rutan Kebonwaru Bandung," ujar Kasipenkum Kejati Jabar, Raimond Ali via ponselnya, Kamis (8/11/2018).

Iman menjalani sidang dakwaan di Pengadilan Tipikor Bandung pada Pengadilan Negeri Bandung, Kamis (8/11) dengan kondisi tubuh yang tidak berdaya. Ia mengalami kelumpuhan karena stroke sehingga menjalani persidangan menggunakan kursi roda.

"Dia minta izin berobat selama dua hari. Setelah itu ditahan lagi. Jadi tidak berstatus tahanan kota," kata Raimond.

Selain Iman, terdakwa dalam kasus ini yakni Ade Rusyana mantan Kabid Yankes Dinkes Garut. Ade ditangkap penyidik Ditreskrimsus Polda Jabar saat menjabat Kepala Dinkes Pemkab Subang.

Keduanya didakwa melakukan tindak pidana korupsi menguntungkan diri sendiri atau orang lain secara melawan hukum, menyalahgunakan kewenangan, kesempatan atau sarana yang ada padanya karena jabatan atau kedudukan, sebagaimana diatur di Pasal 2 dan 3 Undang-undang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 KUH Pidana dengan ancaman minimal 4 tahun dan maksimal 20 tahun.

Rekomendasi Untuk Anda

Berdasarkan audit BPKP, kerugian negara dalam kasus ini mencapai Rp 4 miliar dari total anggaran Rp 14 miliar bersumber dari dana hibah Kemenkes di APBN 2013.

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas