Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Mengenal Tradisi Sripuan, Perayaan Maulid Nabi 2018 di Kota Kupang

Umat muslim di Kota Kupang merayakan hari Maulid Nabi 2018 dengan melakukan tradisi Sripuan secara tradisional.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Grid Network
zoom-in Mengenal Tradisi Sripuan, Perayaan Maulid Nabi 2018 di Kota Kupang
POS-KUPANG.COM/Laus Markus Goti
Gubernur NTT, Viktor Bungtilu Laiskodat saat mengikuti perayaan Maulid Nabi di Masjid Albaitul Qadim Air Mata Kupang 

TRIBUNNEWS.COM - Tepat pada hari ini, Selasa (20/11/2018) seluruh umat muslim di tanah air merayakan hari raya Maulid Nabi 2018, tak terkecuali di Kota Kupang yang mengadakan tradisi Sripuan.

Masyarakat muslim di Kota Kupang merayakan Maulid Nabi 2018 dengan melaksanakan tradisi Sripuan.

Tradisi Sripuan ini tak hanya diadakan dalam perayaan Maulid Nabi 2018 saja, tapi sudah dilakukan beberapa tahun yang lalu di Kota Kupang.

Mengutip dari Pos-Kupang.com disebutkan bahwa tradisi Sripuan ini diadakan secara tradisional oleh umat muslim di Kota Kupang.

Lokasi perayaan ini bertempat di Masjid Albaitul Qadim Air Mata Kupang, pada Senin (19/11/2018) malam.

"Momen Maulid Nabi ini kita adakan secara tradisional, yakni Sripuan.

Ini sudah empat kali kita adakan setiap tahun," ungkap sekretaris yayasan Masjid Albaitul Qadim Air Mata, Kupang, Syukur Dapubeang.

Rekomendasi Untuk Anda

Ia menjelaskan, Sripuan merupakan sebuah tradisi yang diadopsi dari budaya Melayu, yang dibawa oleh Adi Pati Amir saat diusir oleh Belanda dari Bangka Belitung pada tahun 1800-an.

BACA SELANJUTNYA

Sumber: Grid.ID
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas