Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Kepala BMKG Ungkap Sudah Ada Peringatan Dini 14 Jam Sebelum Tsunami Banten Terjadi

Dwikorita Karnawati, Kepala BMKG mengatakan tsunami di Pantai Barat Banten tak dipicu oleh gempa bumi.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: Grid Network
zoom-in Kepala BMKG Ungkap Sudah Ada Peringatan Dini 14 Jam Sebelum Tsunami Banten Terjadi
Theresia Felisiani/Tribunnews.com
Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati 

TRIBUNNEWS.COM - Dwikorita Karnawati, Kepala BMKG mengatakan tsunami di Pantai Barat Banten tak dipicu oleh gempa bumi.

Dwikorita menyatakan jika gelombang tinggi terjadi karena faktor cuaca.

"Gelombang tinggi terjadi karena cuaca," ujar Dwikorita dalam keterangan resmi yang dilansir dari Kompas.com, Sabtu (23/12).

Sebenarnya BMKG juga telah mendeteksi dan mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi yang mulai diberlakukan pada tanggal 22 Desember 2018 puku 07.00 WIB sampai 25 Desember 2018 pukul 07.00 WIB di wilayah perairan Selat Sunda.

Hal ini berarti sudah ada peringatan dini sekitar 14 jam sebelum tsunami menerjang pukul 21.30 WIB.

Selain faktor cuaca, BMKG juga menyebut adanya tsunami karena erupsi Gunung Anak Krakatau.

Tapi karena seismometer rusak maka dugaan adanya tsunami jadi tak terduga.

Rekomendasi Untuk Anda

"BMKG berkoordinasi dengan Badan Geologi melaporkan bahwa pada 21.03 WIB Gunung Krakatau erupsi kembali sehingga peralatan seismometer setempat rusak, tetapi seismic Stasiun Sertung merekam adanya getaran tremor terus menerus," jelas Dwikorita.

Lanjut ke Halaman Berikutnya

Sumber: GridHot.id
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas