Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
Desktop Version

Gempa Hari Ini

Gempa Hari Ini - BMKG Catat Gempa Bumi Landa Kolaka, Sulawesi Tenggara

Gempa Hari Ini - BMKG Informasikan Gempa Bumi Melanda Kolaka, Sulawesi Tenggara, Simak ulasan lengkapnya berikut ini

Gempa Hari Ini - BMKG Catat Gempa Bumi Landa Kolaka, Sulawesi Tenggara
ntnews.co.au
Ilustrasi - Gempa Hari Ini - BMKG Catat Gempa Bumi Landa Kolaka, Sulawesi Tenggara 

Gempa Hari Ini - BMKG Informasikan Gempa Bumi Melanda Kolaka, Sulawesi Tenggara

TRIBUNNEWS.COM - Gempa Bumi terbaru terjadi di Kolaka Sulawesi Tenggara pada Senin (18/2/2019).

Gempa berkekuatan magnitudo 4,6 ini terjadi pada pukul 05:40:40 WIB.

Mengutip dari laman resmi twitter @infobmkg mengatakan jika pusat gempa berada di laut 29.1 km BaratDaya Kolaka.

Tepatnya pada koordinat  4.17 LS Lintang Utara (LU) hingga 121.36 BT Bujur Timur (BT) dengan kedalaman 10 km.

Guncangan gempa dirasakan hingga  (MMI) II di Kolaka.

#Gempa Mag:4.6, 18-Feb-19 05:40:40 WIB, Lok:4.17 LS, 121.36 BT (Pusat gempa berada di laut 29.1 km BaratDaya Kolaka), Kedlmn:10 Km Dirasakan (MMI) II Kolaka #BMKG

Berdasarkan Skala MMI (Modified Mercalli Intensity), beginilah gambaran keadaan yang dirasakan seseorang terhadap guncangan gempa, dikutip dari situs BMKG

I MMI

Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang

II MMI

Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

III MMI

Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

Baca: Info BMKG: Peringatan Dini Cuaca Ekstrem Hari Ini & Besok di Sejumlah Wilayah, Waspada Angin Kencang

IV MMI

Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

Baca: Prakiraan Cuaca BMKG 33 Kota Indonesia: Potensi Hujan di Wilayah Jawa, Sumatera, dan Kalimantan

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat. Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

XII MMI

Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan menjadi gelap. Benda-benda terlempar ke udara.

(Tribunnews.com/ Umar Agus W)

Penulis: Umar Agus W
Editor: Siti Nurjannah Wulandari
Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas