Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Cerita Menteri ESDM Ignas Jonan Tak Bisa Jadi Imam

Ignas Jonan, mengenal STFK Ledalero sekitar 40 tahun yang lalu bahkan jauh sebelum itu. Ia mengakui, STFK Ledalero, seminari sangat terkenal

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Daryono
zoom-in Cerita Menteri ESDM Ignas Jonan Tak Bisa Jadi Imam
POS-KUPANG.COM/Eginius Mo'a
Menteri ESDM RI, Ignasius Jonan diterima Uskup Maumere, Mgr. RD Edwaldus Martinus Sedu, dan Uskup (Emeritus), Mgr. Gerulfus Kherubim Parera, SVD, di STFK Ledalero, Pulau Flores, NTT, Sabtu (23/3/2019). - 

TRIBUNNEWS.COM, MAUMERE - Kuliah umum Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral ( ESDM ) RI, Ignas Jonan, di STFK Ledalero, 8 Km arah barat Kota Maumere, Pulau Flores, Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT ), Sabtu (23/3/2019) berlangsung santai penuh humor.

Ignas Jonan, mengenal STFK Ledalero sekitar 40 tahun yang lalu bahkan jauh sebelum itu.

Ia mengakui, STFK Ledalero, seminari sangat terkenal di Indonesia.

Sebanyak 19 uskup yang dihasilkan dari STFK Ledalero mungkin yang terbanyak di Indonesia.

"Tahun 1990-an, (Almahrum) Mgr. Donatus Djagom, Uskup Agung Ende kalau berkunjung Surabaya saya yang diminta ayah melayaninya. Saya nyetir mobil mengantarnya ke mana keperluannya. Dari sana saya banyak kenal STFK," ujarnya.

Mantan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia ini menuturkan cerita sang bapak tentang dirinya.

Sejak ia lahir hingga dewasa, sang bapak punya kebiasaan misa pagi setiap hari.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sekali waktu, saya tanya, sebetulnya bapak misa pagi setiap hari mintanya apa kepada Tuhan? Dia berkata saya hanya minta satu ke Tuhan. Tapi, nanti dia cerita. Terus saya diam saja. Waktu lulus SMA, dia tanya mau ke seminari nggak? Saya bilang enggak," ujar Ignas Jonan mengundang tertawa.

Baca selengkapnya >>>>

Sumber: Pos Kupang
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas