Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
No Thumbnail
Desktop Version

Dilaporkan 2 Warga Telah Melakukan Penipuan CPNS, Ini Tanggapan Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto

Aang menjanjikan kepada Armudji, bisa memasukkan anaknya, Muhammad Yusron (26), menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Mojokerto

Dilaporkan 2 Warga Telah Melakukan Penipuan CPNS, Ini Tanggapan Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto
istimewa
Ilustrasi 

TRIBUNNEWS.COM, MOJOKERTO - Ketua Komisi C DPRD Kabupaten Mojokerto, Aang Rusli Ubaidillah (AR) dilaporkan Mudji Rokhmat warga Dusun Pandan Sili, Desa Wonorejo, Trowulan, terkait kasus penipuan, Kamis (4/4) lalu.

Aang menjanjikan kepada Armudji, bisa memasukkan anaknya, Muhammad Yusron (26), menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mojokerto.

Kasubbag Humas Polres Mojokerto, Ipda Tri Hidayati, membenarkan terkait laporan Mudji. Pihak kepolisian akan menindaklanjuti laporan tersebut.

"Memang benar ada laporan tersebut tanggal 4 April 2019. Yang melaporkan satu orang. Kami tindak lanjuti laporan tersebut," katanya, Senin (8/4).

Sementara itu, menanggapi hal itu, Aang Rusli Ubaidillah membantah telah menjanjikan anak Mudji dan Siti Khoiyumi (52) bisa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS). Namun, dirinya tak menampik bila mengenal Siti dan Mudji.

"Saya tidak pernah menjanjikan seperti itu. Memang saya kenal Siti adalah teman usaha lele dulu. Kalau Mudji adalah tetangga saya," katanya.

Mudji dan Siti mengatakan, beberapa kali menagih janji ke Aang. Siti juga menyetorkan kwitansi tanda pembayaran dan perjanjian ke Aang. Selain itu Siti ditawarkan oleh istri Aang terkait penerimaan PNS.

"Saya tidak merasa diberi uang atau kwitansi. Saya pun tidak mengetahui hal itu. Saya juga jarang di rumah, kalau ketemu Mudji ya hanya ngobrol sembari merokok."

"Tidak pernah mengobrol soal penerimaan PNS. Saya juga sudah pisah dengan istrinya sedari 6 bulan lalu," ungkapnya.

Aang menegaskan, bila dirinya siap mengklarifikasi terkait laporan itu.

"Saya siap mengklarifikasi laporan itu ke polisi. Saya tidak ambil pusing, jalani saja," pungkas Anggota Fraksi Demokrat Dapil 3 ini. 

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Tanggapan Anggota DPRD Kabupaten Mojokerto yang Diduga Melakukan Penipuan Bermodus CPNS

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Sugiyarto
Sumber: Surya
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas