Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Polisi Ungkap Motif Mutilasi Pembunuhan Guru Honorer: 'Agar Bisa Dimasukkan Dalam Koper'

Kasus pembunuhan Budi Hartanto mulai menemukan titik terang. Polisi mengungkap dugaan pelaku memutilasi korban dengan memenggal kepalanya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Mohammad Rifan Aditya
zoom-in Polisi Ungkap Motif Mutilasi Pembunuhan Guru Honorer: 'Agar Bisa Dimasukkan Dalam Koper'
Surya
(Foto kiri) detik-detik penemuan koper berisi potongan mayat yang diduga mayat guru honorer asal Kediri. Foto kanan Korban semasa hidup 

TRIBUNNEWS.COM - Polisi telah mengerucutkan kasus pembunuhan guru honorer asal Kediri, Budi Hartanto.

Kini polisi sedang melakukan pengejaran terhadap dua teduga pelaku pembunuhan dengan mutilasi ini.

Sebelumnya polisi telah memeriksa sejumlah saksi terkait kasus hilangnya nyawa guru tari Budi Hartanto.

Sebagian besar saksi adalah orang-orang terdekat korban.

Polisi juga menduga dua terduga pelaku adalah orang yang sangat dekat secara pribadi dengan korban.

 Autopsi Budi Hartanto Selesai, Ada 3 Bukti Perkuat Mutilasi Guru Honorer Adalah Pembunuhan Terencana

 Hasil Autopsi Lengkap & Tuntas Budi Hartanto, Guru Honorer Dimutilasi, Kronologi Kematian Terkuak

Pada awal penyelidikan, dugaan motif pembunuhan adalah faktor ekonomi.

Namun polisi mengungkap selana proses penyelidikan, motif asmara dalam kasus ini semakin menguat.

Rekomendasi Untuk Anda

"Jadi kami hilangkan motif perampokan atau ekonomi. Kami masuk pada motif asmara," ungkap Kabid Humas Polda Jawa Timur, Kombes Frans Barung Mangera kepada Tribun Madura.

Mayat Budi Hartanto ditemukan meringkung tanpa kepala dalam koper yang tergeltak di pinggir sungai Karanggondang, Udanawu, Kabupaten Blitar.

Polisi juga mengungkapkan motif pelaku memutilasi mayat Budi HartantoHALAMAN SELANJUTNYA >>>>

Sumber: TribunStyle.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas