Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

IPC Serahkan Rp 870 Juta Bantuan BUMN Peduli untuk Korban Banjir di Bengkulu

Semua bantuan diserahkan kepada BPBD Propinsi Bengkulu, bersamaan dengan kunjungan Menteri BUMN Rini M Soemarno

IPC Serahkan Rp 870 Juta Bantuan BUMN Peduli untuk Korban Banjir di Bengkulu
BNPB
Banjir di Bengkulu 

TRIBUNNEWS.COM, BENGKULU - PT Pelabuhan Indonesia II (Persero) / IPC menyerahkan dana Rp. 870 juta bantuan BUMN Peduli untuk korban banjir dan tanah longsor di Bengkulu.

Selain uang, bantuan tanggap darurat yang dihimpun dari beberapa BUMN itu juga berupa sembako, obat-obatan & tenaga medis serta peralatan / perlengkapan dasar rumah tangga.

Semua bantuan diserahkan kepada BPBD Propinsi Bengkulu, berbarengan dengan kunjungan Menteri BUMN Rini M. Soemarno bersama rombongan.

“Kami ditunjuk Ibu Menteri untuk mengkoordinir bantuan sejumlah BUMN, antara lain Kimia Farma, BRI, BNI, PTPN VII, Mandiri, Telkom, Perum Bulog, Jasa Raharja dan Taspen, untuk membantu warga yang terdampak banjir," kata Direktur SDM IPC, Rizal Ariansyah, saat menyerahkan bantuan IPC Peduli di Posko BUMN Peduli, di Bengkulu, Rabu (1/5/2019).

Untuk pendistribusiannya, pihaknya berkoordinasi dengan Pemda, TNI/Polri serta BUMN lainnya. Semoga ini membantu warga untuk memenuhi kebutuhan dasarnya di masa tanggap darurat ini.

Baca: Banjir di Bengkulu Menewaskan 30 Orang, Korban Paling Banyak Kabupaten Bengkulu Tengah

Rizal berada di Bengkulu mendampingi Menteri Rini S. Soemarno beserta jajaran Kementerian BUMN yang meninjau langsung beberapa titik lokasi yang paling terdampak banjir.

Rizal menjelaskan bahwa bantuan yang diserahkan merupakan bantuan awal tanggap darurat.

“Bantuan ini bisa terus bertambah,” ujarnya.

Banjir besar melanda wilayah Bengkulu sejak Sabtu (27/4) sore. Air meluap di 9 kabupaten dan 1 kota di Propinsi Bengkulu, setelah hujan lebat di wilayah itu, sejak Jumat hingga Sabtu pekan lalu.

BPBD Bengkulu melaporkan ratusan rumah warga rusak. Sedikitnya 29 orang dinyatakan tewas dan belasan lainnya hilang. Jumlah korban kemungkinan akan terus bertambah.

Pemerintah Propinsi Bengkulu telah menyatakan status tanggap darurat atas bencana tersebut.

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas