AMD Donasikan Komputer untuk Tujuh Sekolah di Sulawesi Tengah
Program donasi pertama yang dilakukan di Indonesia ini merupakan bagian dari program #AMDCare dan dalam rangka 50 tahun kiprah AMD di dunia teknologi
Editor: Eko Sutriyanto
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - AMD akan donasi untuk membantu tujuh sekolah di Sulawesi Tengah yaitu di wilayah Palu, Sigi dan Donggala.
Donasi merupa perangkat komputer dan program pelatihan bagi para guru dan tenaga admin sekolah untuk meningkatkan kinerja dalam menyelenggarakan pendidikan selama masa pemulihan bencana.
Program donasi pertama yang dilakukan di Indonesia ini merupakan bagian dari program #AMDCare dan dalam rangka 50 tahun kiprah AMD di dunia teknologi.
Adapun sekolah yang menerima bantuan adalah SD Muhammadiyah 3 Palu, MIS Darul Iman, dan SD Al-Khairat Mamboro yang berlokasi di Palu.
Tiga sekolah lainnya yang berlokasi di Sigi adalah MIS Al-Khairat Biromaru, SD Al-Khairat Kota Pulu, dan MIS Al-Khairat Bangga dan satu sekolah di Donggala yaitu SDN 1 Tanantovea.
Total anak didik yang dilayani di tujuh sekolah tersebut mencapai hampir 1.000 anak.
AMD berkolaborasi bersama Wahana Visi Indonesia, organisasi kemanusiaan yang berfokus membantu anak-anak dan turut melakukan respon tanggap di Sulawesi Tengah.
Baca: Cerita PSK Kabur Lewat Pintu Rahasia Hotel Saat Dirazia Petugas Satpol PP
AMD juga memberikan perangkat komputer bagi Disaster Recovery Center dibawah naungan Wahana Visi Indonesia untuk meningkatkan pelayanan tim kepada masyarakat yang terkena bencana.
“Kami memahami masa-masa sulit bagi masyarakat di Palu, Donggala dan Sigi sejak terjadinya gempa bumi dan tsunami tahun 2018 lalu. Untuk itu kami ingin memberikan kontribusi yang dapat membantu sekolah sebagai pihak penyelenggara pendidikan di sini agar dapat meningkatkan produktifitas dan memberikan pelayanan terbaik bagi para anak didik,” Kata Ryan Sim, Director, Sales and Marketing –AMD ASEAN di Jakarta, Senin (20/5/2019).
Bencana gempa bumi dan Tsunami yang menimpa wilayah Sulawesi Tengah bulan September 2018 lalu telah memakan korban 2,5juta jiwa.
Sebanyak 839 desa terkena imbas dan sekitar 2,700 gedung sekolah rusak.
Doseba T. Sinay, CEO dan Direktur Nasional Wahana Visi Indonesia menyatakan, kehadiran AMD, sebagai perusahaan mitra WVI, merupakan wujud komitmen bersama mendukung literasi teknologi dan kegiatan belajar mengajar bagi sekolah yang terdampak bencana di Sulawesi Tengah.
Memiliki visi yang sama dalam mentransformasi hidup masyarakat, kerjasama ini bukan hanya akan berdampak positif bagi peserta didik tetapi juga mengkapasitasi tenaga pendidik dalam memberikan materi ajar.
"Terdapat lebih dari 500 siswa dan 14 guru yang akan mendapatkan manfaat dari program ini," kata Doseba T. Sinay.
Baca: Lucunya Celotehan Gempita Saat Bicara Soal Donasi dengan Gisella Anastasia
Perangkat komputer yang diberikan, ditenagai prosesor AMD Athlon 200 GE yang efisien dan hemat daya, namun dapat memberikan performa untuk produktivitas dan tampilan visual yang sangat memadai untuk kebutuhan sekolah. Komponen pendukung lainnya menggunakan motherboard A320, memory 8 GB Dual Channel, SSD 256 GB, dan monitor HDMI 20 inci.
Wahana Visi Indonesia sebagai lembaga pendamping akan menyelenggarakan program pelatihan bagi guru dan tenaga admin sekolah yang ditunjuk pihak sekolah dan melakukan monitoring.
Hal ini untuk menjaga agar perangkat yang diberikan dapat dipergunakan secara maksimal dan berkelanjutan.
Kirim Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.