Tribun

Datangi Warga yang Berkonflik di Buton, Ini Imbauan Danrem 143/Halu Oleo

Dalam kesempatan itu, Yustinus tak henti-hentinya mengimbau agar tetap menahan diri dan tidak mudah terprovokasi.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Sanusi
Datangi Warga yang Berkonflik di Buton, Ini Imbauan Danrem 143/Halu Oleo
Penerangan Kodam XIV Hasanuddin
Komandan Korem 143/Halu Oleo Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto juga turun langsung ke lokasi konflik dan menemui warga yang bertikai di Kabupaten Buton pada Sabtu (8/6/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Kodam XIV/Hasanuddin bersama dengan pihak terkait terus berupaya agar konflik antar warga Desa Sampuabalo dan Desa Gunung Jaya kecamatan Siontapina kabupaten Buton Provinsi Sulawesi Tenggara agar tidak meluas.

Kepala Penerangan Kodam XIV Hasanuddin Kolonel Inf Maskun mengatakan, selain menurunkan pasukan Aparat Kowil dan diperkuat oleh satu SSK anggota Batalyon Infanteri Raider 700/Wira Yuda Cakti, Komandan Korem 143/Halu Oleo Kolonel Inf Yustinus Nono Yulianto juga turun langsung ke lokasi konflik dan menemui warga yang bertikai pada Sabtu (8/6/2019).

Baca: Ayah Dewi Perssik Meninggal Dunia, Rossa Meldianti Tulis Curahan Hati: Meldi Lagi Mimpi Kan Pi?

Baca: PSSI Konfirmasi Ezra Walian Dapat Tampil di SEA Games 2019

"Kunjungan tersebut dilakukan untuk bertatap muka dan berdialog dengan warga," kata Maskun ketika dikonfirmasi Tribunnews.com pada Minggu (9/6/2019).

Dalam kesempatan itu, Yustinus tak henti-hentinya mengimbau agar tetap menahan diri dan tidak mudah terprovokasi.

"Kita semua adalah saudara, mari sama-sama menjaga kerukunan, saling menghormati dan menghargai satu dengan yang lainnya," kata Yustinus.

Yustinus juga menyampaikan konflik terus berkepanjangan akan mengakibatkan kerugian baik diri sendiri maupun orang lain.

Maka ia meminta seluruh warga untuk saling bergandengan tangan dan saling memaafkan satu dengan yang lainnya, terlebih saat inu masih dalam suasana Idul Fitri.

"Percayakan semua ini kepada pihak yg berwajib atau penegak hukum. Bagaimana penegak hukum ini bisa bekerja menyelesaikan masalah ini, apabila kedua belah pihak masih terus berseteru. Kami TNI datang kesini untuk memberikan rasa aman, rasa tentram kepada seluruh warga. Untuk itu jangan cemas, khawatir atau perasaan takut yang mencekam. Percayakan ini semua kepada TNI" kata Yustinus.

Ia mengatakan, TNI akan selalu siap membantu tenaga untuk membangun kembali rumah warga yang rusak terbakar.

Mengakhiri tatap mukanya, Yustinus berpesan kepada semua warga untuk tidak boleh lagi membawa senjata tajam atau parang.

Menurutnya, hal itu akan menimbulkan kecemasan bagi orang lain.

"Mari bangun kebersamaan satu dengan yang lainnya, hilangkan rasa dendam dan sifat merasa paling benar serta mari kita semua intropeksi diri" kata Yustinus.

© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas