Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Oknum ASN Akui Lakukan Pelecehan Terhadap Penyandang Disabilitas Korban Tsunami Aceh

Oknum ASN itu pun mengakui perbuatan pelecehan seksual tersebut dengan membuat surat pernyataan

Oknum ASN Akui Lakukan Pelecehan Terhadap Penyandang Disabilitas Korban Tsunami Aceh
KOMPAS.com/Shutterstock
Kepala Sekolah di Ende Ditangkap, Diduga Lakukan Pelecehan Seksual pada 3 Siswi SMP 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Hilman Kamaludin

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG -  Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Jabar tidak membantah adanya pelecehan seksual terhadap seorang anak perempuan,  penyandang disabilitas oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial SR (50).

Korban pelecehan seksual oleh oknum ASN di Dinsos itu masih berusia 15 tahun berinisial SW.

Pelaku merupakan Widyaiswara Madya yang diperbantukan di Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) di Balai Rehabilitasi Sosial Penyandang Disabilitas (BRSPD) Dinas Sosial yang tugasnya memberikan pelatihan terhadap penyandang disabilitas.

Pelaksana Tugas Sekretaris Dinsos Jabar, Barnas Adjidin mengatakan, pihaknya sudah melakukan klarifikasi terhadap SR.

Oknum ASN itu pun mengakui perbuatan pelecehan seksual tersebut dengan membuat surat pernyataan.

"Betul bahwa ada oknum ASN kami jabatannya Widyaiswara yang melakukan pelecehan seksual, korbannya anak 15 tahun yang merupakan anak penyandang disabilitas," ujarnya saat ditemui di Kantor Dinsos Jabar, Jalan Amir Machmud, Cimahi, Selasa (18/6/2019).

Baca: Siswi di Kalimantan Barat Jadi Korban Pelecehan Oknum Guru Tempatnya Bersekolah

Saat ini, kata Barnas, pihaknya masih melakukan pengumpulkan data terkait kejadian pelecehan yang dilakukan ASN tersebut yang nantinya akan dilaporkan ke Badan Kepagawaian Daerah (BKD) Provinsi Jawa Barat.

Pelaporan terhadap BKD tersebut karena pihaknya menginginkan agar pelaku bisa diberikan sanksi tegas sesuai aturan yang berlaku karena telah mencoreng nama baik Dinsos Jabar dan semua ASN yang bekerja di dinas tersebut.

"Kejadian yang dilakukan oknum ini memalukan, jadi (pelaku) harus diberikan sanksi sesaui aturan. Kami akan melaporkan ke Gubernur, BKD, inspektorat dan saat ini kami masih mengumpulkan data," ucapnya.

Halaman
123
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jabar
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas