Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

71 Unit Ponsel Ditemukan di Kamar Tahanan Kasus Korupsi Lapas Sukamiskin

Operasi gabungan petugas Kanwil Kemenkum HAM Jabar masih menemukan ponsel di kamar tahanan kasus korupsi di Lapas Sukamiskin Bandung.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Dewi Agustina
zoom-in 71 Unit Ponsel Ditemukan di Kamar Tahanan Kasus Korupsi Lapas Sukamiskin
KOMPAS.com/AGIEPERMADI
Ilustrasi: Pasca Kabar penggeledahan oleh KPK tampak kondisi lapas Sukamiskin yang berjalan normal seperti biasa. 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha Sukarna

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Operasi gabungan petugas Kanwil Kemenkum HAM Jabar masih menemukan ponsel di kamar tahanan kasus korupsi di Lapas Sukamiskin Bandung.

Penemuan barang-barang di luar standar di Lapas Sukamiskin menghebohkan publik pascaoperasi tangkap tangan KPK pada ‎Wahid Husen eks Kepala Lapas Sukamiskin tahun lalu.

"Di Lapas Sukamiskin kami operasi dua malam masih ditemukan ponsel, kami sita 71 unit ponsel. Jenisnya ponsel pintar seperti yang dipakai kalian," ujar Kadiv Pas Kanwil Kemenkum HAM Jabar, Abdul Aris di kantornya, Jalan Jakarta, Jumat (5/7/2019).

Lapas Sukamiskin dihuni warga binaan kasus korupsi dan kasus pidana umum.

Tokoh partai politik, mantan pejabat negara, kepala daerah hingga ASN terjerat korupsi mendekam di lapas tersebut.

"Ponsel ditemukan di kamar tahanan kasus korupsi. Ada juga temuan penanak nasi dan kabel-kabel untuk alat elektronik," ujar Aris.

Rekomendasi Untuk Anda

Hanya saja, ia tidak menyebutkan di kamar siapa saja puluhan ponsel itu ditemukan.

"Enggak tahu, saya hanya mendapat laporan saja ada temuin 71 ponsel di kamar tahanan kasus korupsi. Ponselnya kami sita dan kami hancurkan," ujar dia.

Setelah terungkapnya Wahid Husen yang sudah divonis bersalah bersama anak buahnya serta warga binaan Fahmi Darmawansyah, pihaknya rutin menggelar razia.

"Terakhir operasi yang ditemukan ponsel itu tiga hari setelah pemindahan Setya Novanto ke Rutan Gunung Sindur," ujar Aris. (men)

Sumber: Tribun Jabar
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas