Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Tiduri Istri Bareng Pria Lain, Pria Ini Bantah Menjual Istri, Ini Pengakuannya Pada Polisi

Kata dia, tidak seperti itu niatnya. Ia pun tidak menyangka apa yang dilakukannya itu ternyata salah dan melanggar undang - undang.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Tiduri Istri Bareng Pria Lain, Pria Ini Bantah Menjual Istri, Ini Pengakuannya Pada Polisi
Galih Lintartika/Surya
Akhmad Syahirul Alim, warga Tenggumung Baru, Semampir, Surabaya yang menjadi tersangka perdagangan orang (human trafficking) membantah telah menjual istrinya. 

TRIBUNNEWS.COM, PASURUAN - Akhmad Syahirul Alim, warga Tenggumung Baru, Semampir, Surabaya yang menjadi tersangka perdagangan orang (human trafficking) membantah telah menjual istrinya.

Meski begitu, Akhmad Syahirul Alim yang bekerja sebagai tukang servis Air Conditioner tidak membantah telah mengundang pria lain untuk meniduri sang istri yang juga ibu dari anaknya.

Bahkan, Alim juga mengaku ikut tidur bertiga bersama istri dan pria tersebut.

Alim mengakui mendapat uang Rp 3 juta dari pria yang diundang untuk ikut meniduri istrinya.

Kepada Surya, Alim mengaku tidak ada niatan sama sekali untuk menjual istri. Apa yang dilakukannya itu hanya untuk mencari sensasi.

Baca: PERAMPOK BERTOPENG Masuk Kamar Ibu Muda Saat Terlelap Tidur, Mertua Terbangun Saat Dengar Rintihan

Baca: Setelah ke Eropa dan AS, Kini Indonesia Kirim Balik Sampah ke Australia

"Sensasi apa, sensasi berhubungan seks tapi bertiga. Itu saja. Tidak lebih. Dan ini baru pertama kali, sebelumnya tidak pernah sama sekali," kata Alim saat ditemui usai konferensi pers.

Ia mengatakan, selama ini, sama istrinya selalu penasaran dengan gaya berhubungan threesome itu. Ia dan istri sama - sama mau untuk mencobanya.

ASA diamankan polisi karena diduga kuat menjual istri sahnya seharga Rp 3 juta untuk layanan kencan bertiga.
ASA diamankan polisi karena diduga kuat menjual istri sahnya seharga Rp 3 juta untuk layanan kencan bertiga. (Galih Lintartika/Surya)
Rekomendasi Untuk Anda

"Nah, karena istrinya sama - sama penasaran, akhirnya istri meminta saya untuk membuat akun di FB dan mencari orang - orang mau diajak threesome. Tapi, sebenarnya, awalnya bukan threesome tapi swinger. Dan akhirnya dapatnya threesome," akunya.

Alim mengaku tidak sepakat jika disebut sebagai suami yang nekat menjual istri.

Kata dia, apa yang dilakukannya ini berdasarkan kesepakatan bersama. Tidak ada paksaan sama sekali.

Baca: Erdogan Ingin Ada Pemisahan Gender di Universitas Turki

Baca: Kemenag Berangkatkan Petugas Haji untuk Wilayah Mekkah

"Kami sama - sama menerimanya. Dan kami sama - sama tahu. Makanya, kurang pas jika disebut jual istri, karena apa yang kami lakukan itu tidak lebih hanya ingin merasakan sensasi. Kami ingin tahu rasanya bagaimana threesome," jelasnya.

Nah, untuk tarif itu, kata dia, sebenarnya tidak ada kesepakatan. Ia hanya diberi pengguna jasanya itu. Nah, karena bagi dia itu rezeki, akhirnya ia pun menerimanya.

"Saya dikasih Rp 3 juta, dan disuruh bayar hotelnya. Dan sisa Rp 2,1 juta saya simpan sendiri. Katanya itu ikhlas dan untuk anak saya," tambahnya.

Alim pun mengaku menyesal melakukan perbuatan ini. Kata dia, tidak seperti itu niatnya. Ia pun tidak menyangka apa yang dilakukannya itu ternyata salah dan melanggar undang - undang.

"Saya hanya ingin mencari kepuasan saja. Kemarin belum sempat merasakan kenikmatannya. Karena baru saja main sudah digerebek sama polisi. Jadi belum tahu, enak atau tidak," paparnya

Dijelaskan dia, awal mula rasa penasaran itu muncul setelah sering melihat video porno dan artikel porno yang memuat soal threesome.

Kata dia, sejak awal pernikahan memang sudah sering melihat video porno bersama istri, apalagi sebelum melakukan hubungan suami istri.

Baca: Denny Darko Sebut BTP Masih Sayang Keluarga dan Mantan Istri

Baca: The Night Watch, lukisan termasyhur Rembrandt, direstorasi dan disiarkan langsung secara online

Nah, tujuh bulanan terakhir, ia dan istri, sering sekali menonton video threesome. Hampir setiap hari.

Dari situ, rasa penasaran pun semakin menggebu. Hasrat untuk mencoba bermain seks tiga orang sudah diujung tanduk.

"Penasaran sekali. Saya ingin merasakan kenikmatannya. Makanya saya melakukan itu," paparnya.

Polisi Tak Percaya

Pengakuan Alim ini tak serta merta dipercaya polisi.

Alim diduga kuat terlibat dalam tindak pidana perdagangan orang atau human trafficking.

Ia disangka melanggar Pasal 2 UU RI No 21 th 2007 tentang Pemberantasan tindak pidana perdagangan orang.

Tersangka ditangkap Sabtu (6/7/2019) malam di sebuah hotel di kawasan Pandaan, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan.

Tersangka ditangkap saat berhubungan intim bersama istri dan lelaki hidung belang.

Saat itu, ada tiga orang yang sedang bermain seks atau threesome. Ketiganya diamankan.

Namun, istri tersangka berinisial RA dan penyewa jasa keduanya dipulangkan. Sedangkan ASA ditahan di Mapolres Pasuruan.

Wakapolres Pasuruan Kompol Supriyono mengatakan, penangkapan ini bermula saat tim cyber Polres Pasuruan patroli di media sosial.

Saat itu, ditemukan sebuah akun atas nama “TIAN” sedang menawarkan jasa swinger atau istilah lain berhubungan seks tapi dengan pasangan suami istri lainnya (pasutri).

“Itu tidak sekali dua kali. Tapi berulang kali, akun itu menawarkan jasa swinger. Bahkan, banyak tanggapan dari warganet yang berminat dan menanggapi postingan akun itu. Setelah itu, ditelusuri dan diselidiki polisi,” katanya saat konferensi pers, Selasa (9/7/2019) siang.

Dikatakan Wakapolres, setelah dipantau, ternyata akun ini melakukan transaksi di Pasuruan.

Saat transaksi itulah, pihaknya menggerebek tersangka dan istrinya itu.

Tersangka diduga kuat menjual istrinya ke lelaki hidung belang.

Harga per malamnya Rp 3 juta. Angka itu sudah termasuk hotel dan semuanya.

“Tersangka ini memasang tarif Rp 3 juta. Dan saat digerebek hanya sisa Rp 2,1 juta karena yang Rp 900.000 digunakan untuk membayar hotel. Saat melayani tamu ini, tersangka juga ikut bermain. Jadi threesome. Katanya, tersangka dan istri ingin menikmati sensasi bermain seks bertiga,” urainya.

Kasatreskrim Polres Pasuruan AKP Dewa Putu Prima YP menambahkan, saat ini, pihaknya masih mendalami kasus ini.

Kata dia, pihaknya masih mencari bukti tambahan atas keterlibatan tersangka dalam kasus lainnya.

“Versinya baru kali ini untuk threesome, kalau swinger tidak pernah sama sekali. Ini masih kami kembangkan. Motif tersangka, karena penasaran dengan rasanya berhubungan seks bertiga. Tapi, kami masih dalami dugaan motif untuk mencari uang. Karena ada tarif yang mereka pasang. Ini akan kami telusuri lebih lanjut,” pungkas dia. (Galih Lintartika)

 Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Undang Pria Lain Tiduri Istri Bertiga, Pria Surabaya ini Bantah Demi Uang tapi Cuma Cari Hal ini

Sumber: Surya
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas