Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Listrik di Jabodetabek Hingga Jateng Mati, Penumpang Kereta sampai Ada yang Kelapan

mati lampu aliran listrik PLN ini bukan hanya di satu titik saja, namun cukup luas yang meliputi wilayah Jabodetabek, Jawa Barat hingga Jawa Tengah.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Listrik di Jabodetabek Hingga Jateng Mati, Penumpang Kereta sampai Ada yang Kelapan
TRIBUNNEWS/HERUDIN
Penumpang terpaksa turun dari kereta rel listrik (KRL) yang berhenti di perlintasan Bukit Duri Jakarta Selatan, akibat padamnya listrik, Minggu (4/8/2019). Aliran listrik di Banten, Jabodetabek hingga Bandung terputus akibat adanya gangguan pada sejumlah pembangkit di Jawa. TRIBUNNEWS/HERUDIN 

TRIBUNNEWS.COM -  Insiden mati lampu mendadak diwilayah Jabodetabek hingga Jawa Tengah hari ini, Minggu (4/8/2019) siang menimbulkan keresahan di masyarakat.

Kejadian mati lampu atau mati listrik tanpa ada pemberitahuan dari pihak PT PLN (Perseo) ini membuat warga menjadi bertanya-tanya.

Sebab, wilayah yang terdampak mati lampu aliran listrik PLN ini bukan hanya di satu titik saja, namun cukup luas yang meliputi wilayah Jabodetabek, Jawa Barat hingga Jawa Tengah.

Aliran listrik mendadak mati ini sejak pukul 11.50 WIB siang tadi.

Dikutip dari Tribunnews.com, PT PLN (Persero) menyebut listrik padam karena adanya gangguang pada sisi transmisi Ungaran dan Pemalang 500 kV.

Gangguan ini mengakibatkan transfer energi dari timur ke barat mengalami kegagaglan dan diikuti trip seluruh pembangkit di sisi tengah dan barat Jawa.

“Kami mohon maaf sebesar-besarnya untuk pemadaman yang terjadi, saat ini upaya penormalan terus kami lakukan, bahkan beberapa Gardu Induk sudah mulai berhasil dilakukan penyalaan," Executive Vice President Corporate Communication & CSR PLN I Made Suprateka.

Rekomendasi Untuk Anda

Gangguan ini mengakibatkan . . . . . HALAMAN SELENGKAPNYA

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas