Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Pria dan Wanita di Madura ini Dibantai Dengan Sadis di Dekat Pasar Karena 'Asmara'

Pria dan Wanita di Bangkalan Madura ini Dibantai Dengan Sadis di Dekat Pasar, Pemicunya Diduga Karena Asmara

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Mujib Anwar
zoom-in Pria dan Wanita di Madura ini Dibantai Dengan Sadis di Dekat Pasar Karena 'Asmara'
TRIBUNMADURA/AHMAD FAISOL
Jenazah Sinol dan Farida, dua orang yang menjadi korban pembunuhan di Kabupaten Bangkalan, Madura ketika diantar ke rumah masing-masing dari Kamar Mayat RSUD Syamrabu Bangkalan, Rabu (7/8/2019) sekitar pukul 01.15 WIB. 

Pria dan Wanita di Bangkalan Madura ini Dibantai Dengan Sadis di Dekat Pasar, Pemicunya Diduga Karena Asmara

TRIBUNNEWS.COM, BANGKALAN - Kasus pembunuhan sadis dan membuat geger warga terjadi di Kabupaten Bangkalan, Madura.

Ini setelah warga menemukan dua sosok mayat dalam kondisi tubuh yang berlumuran darah dan penuh luka bacok di sekujur tubuhnya.

Dua mayat dengan kondisi yang sangat mengenaskan tersebut adalah mayat seorang pria dan wanita.

Sontak keberadaan sosok dua mayat penuh luka bacok itu langsung memecah keheningan malam warga Desa Tona'an, Kecamatan Burneh, Kabupaten Bangkalan, Madura, Selasa (6/8/2019).

Melihat hal itu, keberadaan dua mayat tersebut langsung dilaporkan Polsek Burneh dan dibawa ke Kamar Mayat RSUD Syamrabu Bangkalan.

Kasubbag Humas Polres Bangkalan Iptu Suyitno mengungkapkan, tubuh pria itu mengalami luka baok pada betis sebelah kiri, luka bacok di bagian leher, dan luka bacok di bagian wajah.

Rekomendasi Untuk Anda

"Sedangkan pada tubuh perempuan, ditemukan luka bacok di paha kiri dan leher hampis putus," ungkapnya.

Baca: Pria & Wanita Madura ini Langsung Dibacok Hingga Meregang Nyawa saat Asyik Boncengan Kawasaki Ninja

Ia menjelaskan, mayat pria teridentifikasi atas nama Sinul (30) warga Desa Perreng, Kecamatan Burneh, Bangkalan.

"Mayat perempuan diketahui atas nama Farida, usia sekitar 30 tahun asal Desa Pandan Lanjang Kecamatan Arosbaya," ujarnya.

BERITA SELENGKAPNYA  >>>>>

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas