Tribun

Kebakaran Hutan dan Lahan

Puluhan Hektar Lahan di Berau Terbakar, Aktivitas Penerbangan Bandara Kalimarau Masih Normal

Kebakaran lahan yang terjadi di hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Berau ini, tidak sampai mengganggu aktivitas penerbangan.

Editor: Dewi Agustina
Puluhan Hektar Lahan di Berau Terbakar, Aktivitas Penerbangan Bandara Kalimarau Masih Normal
Tribunkaltim.co/Geafry Necolsen
Kebakaran lahan di Berau, Kalimantan Timur. Sejak awal tahun 2019, tercatat setidaknya 50 hektare lahan habis terbakar. TribunKaltim.Co/Geafry Necolsen 

TRIBUNNEWS.COM, TANJUNG REDEB – Sejak awal tahun 2019, tercatat setidaknya 50 hektare lahan di Kalimantan Timur (Kaltim) habis terbakar.

Penyebabnya, mayoritas karena pembakaran lahan yang dilakukan oknum warga yang hendak membuka lahan pertanian.

Meski demikian, kebakaran lahan yang terjadi di hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Berau ini, tidak sampai mengganggu aktivitas penerbangan.

Hal ini disampaikan oleh Kepala Bandara Kalimarau, Bambang Hartato.

"Aktivitas penerbangan masih berjalan normal. Jarak pandang juga masih normal dan sejauh ini juga tidak ada komplain (keluhan atau laporan) dari pihak maskapai penerbangan," kata Bambang.

Menurut Bambang, hingga saat ini, jarak pandang masih normal, yakni lebih dari 5 kilometer.

Baca: Akhir Kisah Imam: Menyuruh Prada DP Bakar Jasad Vera, Tewas Tenggelam Hingga Makamnya Dibongkar

Meski demikian, Bambang berharap, musim kemarau ini tidak diwarnai dengan kebakaran hutan yang tidak terkendali.

Sehingga menimbulkan kabut asap seperti yang terjadi tahun 2015 lalu.

"Mudah-mudahan, kalau ada kebakaran lahan bisa segera teratasi. Jangan sampai menimbulkan kabut asap," ujarnya.

Seperti diketahui, tahun 2015 lalu, Kabupaten Berau dilanda kabut asap yang sangat pekat.

Petugas Tol Palindra mengatur arus lalu lintas di ruas Jalan Tol KM 13-400 yang diselimuti kabut asap dari kebakaran lahan semak belukar di kawasan Desa Sri Banding, Pemulutan, Ogan Ilir, Sumsel, Senin (5/8/2019). Petugas terpaksa bersiaga di pinggir jalan memberi aba-aba dan membuka satu ruas jalan dan menginstruksikan pengendara untuk memperlahan kecepatan. SRIWIJAYA POST/SYAHRUL HIDAYAT
Petugas Tol Palindra mengatur arus lalu lintas di ruas Jalan Tol KM 13-400 yang diselimuti kabut asap dari kebakaran lahan semak belukar di kawasan Desa Sri Banding, Pemulutan, Ogan Ilir, Sumsel, Senin (5/8/2019). Petugas terpaksa bersiaga di pinggir jalan memberi aba-aba dan membuka satu ruas jalan dan menginstruksikan pengendara untuk memperlahan kecepatan. SRIWIJAYA POST/SYAHRUL HIDAYAT (SRIWIJAYA POS/SYAHRUL HIDAYAT)
Halaman
12
Sumber: Tribun Kaltim
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas