Geser ke atas / tap '✖' untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Gempa Hari Ini: Gempa M 3.4 Guncang Sukabumi Rabu Siang, Dirasakan di Pamijahan

BMKG mencatat gempa M 3.4 mengguncang Kota Sukabumi pada Rabu (21/8/2019) siang pukul 11:24:05 WIB. Gempa dirasakan di Pamijahan.

Tayang:
Tribun X Baca tanpa iklan
Penulis: Miftah Salis
Editor: Tiara Shelavie
zoom-in Gempa Hari Ini: Gempa M 3.4 Guncang Sukabumi Rabu Siang, Dirasakan di Pamijahan
ntnews.co.au
Ilustrasi Gempa- BMKG mencatat gempa M 3.4 mengguncang Kota Sukabumi pada Rabu (21/8/2019) siang pukul 11:24:05 WIB. Gempa dirasakan di Pamijahan. 

TRIBUNNEWS.COM - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa mengguncang wilayah Kota Sukabumi pada Rabu (21/8/2019) siang.

Dikutip Tribunnews.com dari Twitter @infoBMKG, gempa berkekuatan M 3.4 mengguncang Kota Sukabumi pukul 11:24:05 WIB.

Pusat gempa berada di darat tepatnya 37 kilometer barat laut Kota Sukabumi.

Gempa berkedalaman 5 kilometer dan dirasakan di Pamijahan.

Baca: BMKG Catat Sukabumi Diguncang Gempa Berkekuatan 3.9, Hari Ini Pukul 03:16 WIB

Baca: Gempa Hari Ini: BMKG Catat Gempa M 3,9 Guncang Sukabumi Dini Hari Tadi

"#Gempa Mag:3.4, 21/08/2019 11:24:05 (Pusat gempa didarat 37 km BaratLaut Kota Sukabumi), Kedlmn:5 Km Dirasakan (MMI) II Pamijahan, #BMKG"

Berdasarkan Skala MMI (Modified Mercalli Intensity), beginilah gambaran keadaan yang dirasakan seseorang terhadap guncangan gempa, dikutip dari situs BMKG:

I MMI

Rekomendasi Untuk Anda

Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang

II MMI

Getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

III MMI

Getaran dirasakan nyata dalam rumah.

Terasa getaran seakan-akan ada truk berlalu.

IV MMI

Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi.

V MMI

Getaran dirasakan oleh hampir semua penduduk, orang banyak terbangun, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan barang besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

Baca: Panduan Transportasi Menuju Basecamp Taruna Jaya Giri Gunung Andong

Baca: 9 Hal Penting yang Wajib Diketahui Sebelum Naik Gunung Andong

VI MMI

Getaran dirasakan oleh semua penduduk. Kebanyakan semua terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap pada pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Tiap-tiap orang keluar rumah. Kerusakan ringan pada rumah-rumah dengan bangunan dan konstruksi yang baik. Sedangkan pada bangunan yang konstruksinya kurang baik terjadi retak-retak bahkan hancur, cerobong asap pecah. Terasa oleh orang yang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi yang kuat. Retak-retak pada bangunan degan konstruksi kurang baik, dinding dapat lepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen-monumen roboh, air menjadi keruh.

IX MMI

Kerusakan pada bangunan yang kuat, rangka-rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak retak. Rumah tampak agak berpindah dari pondamennya. Pipa-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak,rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan hanya sedikit yang tetap berdiri. Jembatan rusak, terjadi lembah. Pipa dalam tanah tidak dapat dipakai sama sekali, tanah terbelah, rel melengkung sekali.

XII MMI

Hancur sama sekali, Gelombang tampak pada permukaan tanah. Pemandangan menjadi gelap. Benda-benda terlempar ke udara.

(Tribunnews.com/Miftah)

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas