Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Akses Jalan Rusak, Jenazah Ditandu Sejauh 18 km dan Diangkut Mobil Polisi

Jenazah warga di Polewali Mandar terpaksa harus diangkut menggunakan mobil patroli milik polisi sejauh belasan kilometer dari rumah duka.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Penulis: saradita oktaviani
Editor: Ekarista Rahmawati Putri
zoom-in Akses Jalan Rusak, Jenazah Ditandu Sejauh 18 km dan Diangkut Mobil Polisi
KOMPAS.COM/JUNAEDI
Setelah ditandu 18 KM, jenazah warga Matangnga diangkut mobil patroli polisi 

TRIBUNNEWS.COM – Pada umumnya jenazah diangkut oleh mobil ambulan ke tempat pemakaman.

Namun berbeda dengan jenazah warga di Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Jenazah tersebut terpaksa harus diangkut menggunakan mobil patroli milik polisi sejauh belasan kilometer dari rumah duka di Desa Tapua, Kecamatan Matangnga menuju tempat pemakaman di Desa Piriang.

Hal itu terjadi karena tidak adanya fasilitas mobil jenasah dari rumah sakit.

Baca: 6 Fakta Warga Lombok Timur Tewas usai Berkelahi dengan Anggota Satlantas Karena Tak Terima Ditilang

Baca: Viral, Video Wanita Emosi Labrak Penumpang KRL Lain karena Tak Terima Dipanggil Nenek

 

jenazah warga Matangnga diangkut mobil polisi
Setelah ditandu 18 KM, jenazah warga Matangnga diangkut mobil patroli polisi(KOMPAS.COM/JUNAEDI)

Selain itu, kondisi jalanan yang hancur dan tidak rata menyulitkan akses menjangkau tempat pemakaman.

Dikutip dari Kompas.com, jalan yang hancur tersebut tidak pernah dibangun, juga membuat akses jalan ke desa-desa rusak dan tidak terhubung.

Bahkan, sebelum diangkut menuju pemakaman menggunakan mobil polisi, jenazah terpaksa ditandu warga secara bergantian dari puskesmas menuju rumah duka sejauh 18 kilometer.

Rekomendasi Untuk Anda

Hal itu dilakukan kerena jalan yang rusak.

BACA SELENGKAPNYA>>>>>>>>>>>>>

Sumber: TribunnewsWiki
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas