Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pembunuh Lelaki Setengah Baya di Kebun Pisang Ternyata Tetangga Sendiri, Motifnya Karena Dimaki-maki

Pelaku tidak lain adalah RL (43) warga Desa Serakat Kecamatan Buay Pemaca OKU Selatan, yang merupakan satu Desa dengan korban SJ (50).

Pembunuh Lelaki Setengah Baya di Kebun Pisang Ternyata Tetangga Sendiri, Motifnya Karena Dimaki-maki
Istimewa
RL, Pelaku pembunuhan dikebun karet OKU Selatan, yang berhasil di amankan tim buser Satreskrim OKU Selatan, KamiS 

Laporan Wartawan Sripoku.com Alan Nopriansyah

TRIBUNNEWS.COM, MUARADUA--Pelaku pembunuhan di kebun pisang dengan luka bacok leher di Desa Serakat Kecamatan Buay Pemaca yang sempat menghebohkan warga berhasil diungkap Tim Buser Reskrim Polres OKU Selatan, Kamis (12/9/2019).

Pelaku tidak lain adalah RL (43) warga Desa Serakat Kecamatan Buay Pemaca OKU Selatan, yang merupakan satu Desa dengan korban SJ (50).

Ternyata sebab dari pembunuhan tersebut sangat sepele, karena tersinggung akibat dimaki korban.

Pelaku RL nekat menghabisi nyawa korban mengaku lantaran tersinggung dengan ucapan kata kasar yang dilontarkan pelaku dengan kata yang tidak pantas karena permasalahan sepele sehingga membuat telinga pelaku panas.

Baca: Jadwal Lengkap Pekan ke-18 Liga 1 2019, Duel Tim Promosi

Baca: Ramalan Zodiak Cinta Para Jomblo Jumat 13 September 2019: Aquarius Senang Sendirian, Gemini Ragu

Baca: Gunung Merbabu Kebakaran, Jalur Pendakian Ditutup Hingga Waktu yang Belum Ditentukan

Baca: Jelang Pertandingan Arema FC vs Borneo FC Liga 1 2019: Mencetak Gol Bukan Hanya Tugas Striker

Kapolres OKU Selatan AKBP Deny Agung Andriana SIK, MH membenarkan pelaku telah berhasil diamankan yang tidak lain warga setempat.

"Pelaku berhasil kita amankan, juga barang bukti golok serta pakaian yang dikenakan pelaku saat kejadian,"terang Kapolres.

Kasatreskrim Polres OKU AKP Kurniawi HB, SIK menjelaskan sebelumnya motif pembunuhan karena pelaku tersinggung oleh ucapan kasar yang dilontarkannya ke pelaku sehingga ia emosi dan membunuh korban dengan bacokan golok satu kali di bagian leher.

"Pelaku tersinggung lantaran ucapan kata-kata kasat korban saat dikebun, mengatakan babi dan anjing pada pelaku sehingga sempat cekcok dan membacok korban,"terang Kurniawi.

Dikatakannya, peristiwa pembunuhan tersebut bermula saat pelaku RL hendak mengarit rumput untuk makanan hewan ternak miliknya yang berjarak satu kebun dengan korban SJ.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Sriwijaya Post
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas