Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pamit Pergi ke Malaysia sebagai TKW, Ririn Justru Ditemukan Tewas Membusuk Sambil Peluk Bayi

Tepat 12 Agustus 2019, Ririn dalam kondisi hamil tua pamit keluar dari rumahnya di Desa Tegowangi, Plemahan, Kabupaten Kediri

Pamit Pergi ke Malaysia sebagai TKW, Ririn Justru Ditemukan Tewas Membusuk Sambil Peluk Bayi
Tribun Madura/Kukuh Kurniawan
Di lahan kosong Perumahan Pepelegi Indah, Waru, Sidoarjo, jenazah Ririn dan bayinya ditemukan pemulung yang mencium bau busuk pada Jumat (20/9/2019) pukul 11.00 WIB 

Jasad Ririn dan bayinya oleh polisi dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim.

Polisi pun mendapatkan informasi identitas jenazah perempuan yang baru melahirkan itu.

Kanit Reskrim Polsek Waru, Iptu Untoro, mengatakan jenazah perempuan yang memeluk bayinya adalah warga Kediri.

 Datang Menjemput Erwin Meninggal, Sang Pacar Hilang dan Akun Medsosnya Diblokir

"Korban atas nama Ririn dan berusia 34 tahun. Diketahui korban merupakan warga Dusun Tanjung Anom RT 01/RW 12 Desa Tegowangi, Plemahan, Kabupaten Kediri," ucap Untoro.

"Sedangkan bayinya berkelamin laki laki dan diperkirakan masih berumur empat hari," sambung dia.

Polisi tak menemukan tanda-tanda penganiayaan di tubuh ibu muda dan bayinya itu.

"Diduga korban meninggal saat melahirkan."

"Bisa saja kehabisan darah ketika melahirkan anaknya," duga Untoro.

Untoro belum mengetahui apakah korban mengalami gangguan jiwa.

Sementara itu, Kapolsek Waru Kompol Saibani menjelaskan pihaknya mendapatkan laporan penemuan jenazah ibu dan bayinya dari masyarakat.

"Saat itu anggota menerima laporan dari masyarakat terkait penemuan jenazah sekitar pukul 11.00 WIB."

"Petugas langsung segera meluncur ke lokasi," ujar Saibani.

Dari informasi yang ia peroleh di lapangan, kedua jenazah sudah mengeluarkan bau busuk cukup menyengat.

"Diperkirakan jenazah sudah meninggal antara 3 sampai 4 hari yang lalu," tambah Saibani.

Ia menduga perempuan tersebut melahirkan anaknya di lahan kosong tersebut.

"Jenazah sudah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Jatim untuk dilakukan visum."

"Ini untuk mengetahui identitas jenasah dan penyebab kematiannya," kata Saibani. (Surya/Tribun Jatim)

Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul: 39 Hari Setelah Izin ke Malaysia, Ririn dan Bayinya Meninggal Berpelukan di Semak-semak

Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Y Gustaman
Editor: Imanuel Nicolas Manafe
Sumber: TribunJakarta
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas