Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Hoaks Gempa Dahsyat Gempa Susulan Ambon dan Maluku 3-4 Jam Lagi

Kepolisian mengimbau agar warga waspada berita hoaks gempa dahsyat gempa susulan di Ambon dan Maluku

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Hoaks Gempa Dahsyat Gempa Susulan Ambon dan Maluku 3-4 Jam Lagi
Agus Wibowo/plt Kapusdatinmas BNPB
1 bangunan Universitas Pattimura, Ambon, Maluku, mengalami rusak ringan. 

TRIBUNNEWS.COM - Kepolisian Daerah (Polda) Maluku meminta warga Ambon dan sekitarnya untuk waspada terhadap berita hoaks atau kabar bohong.

Kabar hoaks yang beredar bernarasi adanya gempa susulan yang berkekuatan lebih dahsyat dari gempa 6,8 SR yang terjadi pagi tadi.

Polda Maluku mengimbau agar warga tetap tenang dan tak panik.

 Gempa Ambon, 2 Anggota Polair Polda Maluku Loncat Terjun ke Laut

Seperti diberitakan, gempa mengguncang Ambon dan sekitarnya pada Kamis (26/9/2019) pagi tadi plukul 06.46 WIB atau 08.46 WIB.

Diinformasikan BMKG, gempa berkekuatan 6.8 SR berpusat di kedalaman 10 km berjarak 40 km timur laut Ambon.

Video dan foto gempa Ambon Kamis pagi ini
Video dan foto gempa Ambon Kamis pagi ini (Twitter @BNPB_Indonesia)

Sementara itu terkait berita hoaks yang beredar, Kabid Humas Polda Maluku, Kombes Pol Mohamad Roem Ohoirat, mengatakan agar warga tak terpancing isu yang beredar.

"Gempa pagi tadi memang membuat warga panik, membuat kaget gempa sebesar ini di Ambon," jelasnya dihubungi Tribunews.com melalui sambungan telefon.

"Kemudian dalam situasi seperti ini ada pihak-pihak yang menyebar hoaks, kabarnya ada 3 sampai 4 jam lagi akan ada guncangan hebat, itulah membuat masyarakat panik," imbuh dia.

Rekomendasi Untuk Anda

Kabid Humas menyampaikan, masyarakat harus tenang dan mempercayai pengumuman BMKG.

Bahwa, lanjutnya, gempa yang terjadi semakin menurun kekuatannya dan tak berpotensi menimbulkan tsunami.

Sumber: Tribun Ambon
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas