Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Pensiunan Guru Tewas Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api, Begini Kronologinya

Ia diduga terbakar saat memadamkan api yang membakar bambu di dekat tempat tinggalnya.

Pensiunan Guru Tewas Terbakar Saat Berusaha Padamkan Api, Begini Kronologinya
SURYA.co.id/Doni Prasetyo
Petugas mengevakuasi jasad kakek Jino (80) warga Desa Tulung RT02/RW03, Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan yang tewas saat padamkan api di rerumpunan bambu, Jumat (11/10/2019) 

Laporan Wartawan Surya  Doni Prasetyo

TRIBUNNEWS.COM,  MAGETAN - Kakek Jino (80) pensiunan guru ditemukan tewas dengan sekujur tubuhnya hangus.

Ia diduga  terbakar saat memadamkan api yang membakar bambu di dekat tempat tinggalnya.

"Sekitar pukul 10.30, Bapak Jino berusaha memadamkan api yang membakar bambrongan (rumpun bambu),"kata Suroso (70), menantu korban, Jumat (11/10/2019).

Menurut Sutoso, saat berusaha memadamkan api bambrongan itu, warga RT02/RW03, Desa Tulung Kecamatan Kawedanan, Kabupaten Magetan, itu  terjebak di antara api yang sudah membesar dan mengelilinginya.

"Sayup-sayup saya dengar teriak Bapak, tapi kami tidak bisa berbuat banyak. Api sudah membesar dan sulit melihat korban ada dimana,"kata Suroso dibenarkan Marijan Buntoro (83) saksi mata lain yang juga tinggal dilingkungan sama.

Baca: Jalur Pendakian Gunung Sumbing Dibuka Kembali Pasca Ditutup Akibat Kebakaran

Tatkala api mereda, lanjut Suroso dan Marijan Buntoro, korban terlihat sudah tergeletak di tanah dengan sekujur tubuhnya hangus dan sudah dalam kondisi tidak bergerak, diduga sudah meninggal.

"Kami kebingungan untuk bisa menolong korban, tapi api sudah membubung tinggi. Ketika api terlihat sudah mengecil dan asap sudah tidak pekat lagi, kami berdua melihat bapak tergeletak di tanah dengan tubuh hangus,"ujar Suroso.

Melihat kondisi ini, tambah Suroso, keduanya kemudian berteriak teriak minta bantuan warga sekitar untuk mengevakuasi korban dari dalam bambrongan (rerumpunan bambu) ke rumah duka.

Baca: Menilik Keindahan Kawah Putih di Ciwidey Bandung sebelum Dilanda Kebakaran

"Kami evakuasi korban dengan bantuan warga, babinsa dan perangkat desa setempat. Sehingga proses evakuasi korban berjalan lancar dan cepat," kata Suroso.

Selama evakuasi korban dari lokasi kejadian hingga ke rumah duka berjalan dengan lancar.

Karena selain warga masyarakat desa, juga perangkat desa dan babinsa setempat itu berjalan sangat cepat.

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Kronologi Kakek 80 Tahun di Magetan Tewas setelah Terjebak Api yang Membakar Rerumpunan Bambu

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Surya
  Loading comments...

Baca Juga

© 2019 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas