Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Heboh Pesan Berantai Gebrakan Nadiem Makarim di Grup WA, Ini Kata Pengamat Pendidikan

Heboh Pesan Berantai Gebrakan Nadiem Makarim di Grup WA, Pengamat : Bagus Diterapkan Sekarang

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Hanang Yuwono
zoom-in Heboh Pesan Berantai Gebrakan Nadiem Makarim di Grup WA, Ini Kata Pengamat Pendidikan
Tribunnews/JEPRIMA
Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim saat mengikuti Rapat Kerja (Raker) perdana dengan Komisi X DPR RI di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (6/11/2019). Raker tersebut beragendakan perkenalan dan RKP (Rencana Kerja Pemerintah) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Tribunnews/Jeprima 

Laporan Wartawan TribunSolo.com, Ryantono Puji Santoso

TRIBUNNEWS.COM, SOLO - Pengamat Pendidikan UNS Solo M Furqon Hidayatullah memberikan pandangan soal pesan berantai berjudul Gebrakan Mendikbud Nadiem Makarim, yang beredar luas di WhatsApp Grup.

Meski belum tentu pesan itu benar merupakan kebijakan Nadiem Makarim, tapi Furqon mengatakan, konsep yang ada di pesan berantai tersebut cocok dengan kondisi saat ini.

 "Saya akan komentari ruhnya, kalau saya cocok saja konsep tersebut," papar Furqon, Sabtu (9/11/2019).

Furqon mengatakan, saat ini paradigma belajar sudah berubah dan cocok dengan konsep dalam gebrakan Mendikbud Nadiem yang beredar di WhatsApp itu.

Saat ini konsep belajar bukan lagi pada mencari ilmu pengetahuan, namun belajar adalah berkreasi.

"Belajar merupakan aktivitas kreasi, bukan hanya mengkonsumsi," papar Furqon.

Rekomendasi Untuk Anda

Namun, soal implementasi ke depan perlu bersiap dan melihat bagaimana dampak pada guru, masyarakat, dan kesiapan siswa.

Sementara itu, fungsi guru juga harus berubah tidak seperti sekarang ini.

"Fungsi guru juga harus berubah. Jadi bagaimana mereka bisa mendorong murid untuk belajar," jelas Furqon.

BACA SELENGKAPNYA ========>>>>>>>

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas