Deretan Kecelakaan Maut di Tol Cipali: Terjadi Dini Hari, Pernah Ada yang Rebut Kemudi Sopir
Kecelakaan terjadi antara bus Sinar Jaya vs Bus Arimbi di KM 117 Tol Cipali pada Kamis (14/11/2019) pukul 00.00 WIB.
Penulis:
Daryono
Editor:
Wulan Kurnia Putri
Deretan Kecelakaan Maut di Tol Cipali: Terjadi Dini Hari, Pernah Ada yang Rebut Kemudi Sopir
TRIBUNNEWS.COM - Kecelakan maut kembali terjadi di Tol Cikopo-Palimanan (Cipali).
Kecelakaan terjadi antara bus Sinar Jaya vs Bus Arimbi di KM 117 Tol Cipali pada Kamis (14/11/2019) pukul 00.00 WIB.
Dalam kecelakaan ini, tujuh orang tewas dan 6 orang luka berat, dan 12-13 orang luka ringan.
Tabarakan terjadi setelah bus Sinar Jaya oleng hingga melewati median dan menabrak bus Arimbi dari arah berlawanan.
Kecelakaan ini menambah daftar kecelakaan maut di Tol Cipali.
Berikut sejumlah kecelakaan maut di Tol Cipali:
1. Kecelakaan Bus Pelajar Asal Batang, Tiga Orang Tewas
Bus rombongan pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) yang berasal dari Kabupaten Batang, Jawa Tengah, mengalami kecelakaan di ruas jalan tol Cikopo-Palimanan pada Kamis, 24 Oktober 2019.
Kecelakaan maut tepatnya, di Desa Ciwaringin, Kabupaten Cirebon itu mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.
"Yang meninggal tiga orang dan lima lainnya luka ringan," kata Kanit Laka Satlantas Polres Cirebon Iptu Endang Kusnandar.
Korban yang meninggal dunia bernama Andayani Mugi Lestari (50) Kepala Sekolah, alamat Desa Kemiri Barat RT 03/02 Kecamatan Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Dua orang lainnya yang meninggal, yaitu Muhamad Abdi Romadona (13) pelajar dan Nabila Talita Zakiya (13) dan lima orang termasuk sopir truk mengalami luka ringan.
"Saat ini para korban sudah dibawa ke Rumah Sakit Mitra Plumbon," tuturnya.
Endang mengatakan, kecelakaan terjadi pada Rabu (23/10) sekitar pukul 23.05 WIB, di Tol Cipali KM 181.400 Jalur A dari arah Jakarta menuju Cirebon tepatnya di Desa/Kecamatan Ciwaringin, Kabupaten Cirebon.
Kecelakaan tersebut melibatkan dua kendaraan, yaitu bus 44Trans B-7146-CGA dan truk H-1614-LW.
Di mana kendaraan bus menabrak bagian belakang truk.
"Bus itu membawa rombongan pelajar SMP dari Batang, Jawa Tengah," ujarnya.
2. Kemudi Diambil Paksa, Bus Safari Tabrak Kendaraan Lain, 10 Orang Tewas
Pada Senin, 17 Juni 2019, kecelakaan maut terjadi antara Bus Safari dengan sejumlah kendaraan di Tol Cipali.
Kecelakaan itu menyebabkan 10 orang tewas.
Kecelakaan maut yang terjadi di Tol Cikampek-Palimanan (Cipali) Km 150 pada Senin (17/6/2019) dini hari disebabkan sopir bus diserang oleh penumpang.
Peristiwa yang terjadi di wilayah Kabupaten Majalengka itu mengakibatkan 12 korban meninggal dunia dan 37 orang luka-luka.
Kecelakaan itu melibatkan Bus Safari (sebelumnya disebutkan Bus Safari Dharma Raya) berpelat nomor H 1469 CB, Mitsubishi Xpander, Toyota Innova berpelat nomor B 168 DIL, dan Mitsubishi truk berpelat nomor R 1436 ZA.
Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi mengatakan, pegemudi bus diserang penumpang bernama Anshor (29).
"Itu berdasarkan keterangan saksi, penumpang bus juga inisialnya W (49)," ujar Rudy Sufahriadi saat ditemui di RS Mitra Plumbon, Kabupaten Cirebon, seperti dilansir dari Tribunnews.com, Senin (17/6/2019) siang.
Ia mengatakan, menurut saksi saat itu, Anshor mencoba mengambil alih kemudi bus yang melaju dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah.
"Bus langsung oleng dan melebar ke jalur kendaraan dari arah Jawa Tengah ke Jakarta," kata Rudy Sufahriadi.
Akhirnya bus tersebut menghantam tiga kendaraan lain secara beruntun.
Menurut dia, dalam kecelakaan itu 12 korban meninggal dunia, yaitu 6 penumpang Mitsubishi Xpander, 3 penumpang Toyota Innova, dan 3 penumpang bus termasuk sopir.
"Korban luka-luka ada 37 orang. Semuanya dievakuasi ke RS Mitra Plumbon untuk mendapatkan perawatan medis," ujar Rudy Sufahriadi.
Catatan: Pihak kepolisian Jawa Barat menyebutkan bahwa bus yang terlibat dalam kecelakaan maut ini adalah Bus Safari Dharma Raya. Sementara itu, Wakil Dirut LMS selaku pengelola Tol Cipali menyebutkan, bis yang terlibat kecelakaan adalah Bus Safari.
3. Kecelakaan Satu Keluarga, Ayah dan Anak Tewas
Satu keluarga warga Bandar Lampung meninggal dalam kecelakaan maut di Tol Cipali pada Minggu, 28 Juli 2019 dini hari.
Mobil toyota Avanza bernomor polisi BE 1599 AJ yang dikemudikan Syahrial (46) bersama istri, Linda Herawati (42) dan kedua anaknya, Talita (15), dan Arkan (10) terlibat kecelakaan.
Syahril dan dua anaknya meninggal dunia.
Sementara sang istri selamat.
Satu keluarga yang mengalami kecelakaan maut di Tol Cipali diketahui hendak pulang ke Bandar Lampung dari liburan di Yogyakarta.
Ayah dari korban Syahrial (46), HM Nur Raub (80) mengungkapkan, satu keluarga tersebut sedang dalam perjalanan pulang ke Bandar Lampung dari liburan di Yogyakarta.
"Jadi anak menantu dan dua cucu saya itu pamit liburan ke Yogyakarta, dan kejadian kecelakaan itu mau pulang ke Bandar Lampung," ujarnya, Minggu, 28 Juli 2019.
Kata Raub, anaknya tersebut berlibur ke Yogyakarta sejak Selasa, 23 Juli 2019.
"Sejak hari Selasa di Yogjakarta naik mobil," sebutnya.
Raub menuturkan, ia baru mendapat kabar bahwa anaknya meninggal dunia dalam kecelakaan maut di Tol Cipali.
"Ya, baru pukul setengah sepuluh tadi," tandasnya.
Kecelakaan bermula ketika Bus Sinar Jaya melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Jakarta menuju Cirebon.
Bus kemudian menabrak truk fuso yang berada di depannya.
Bus kemudian oleng dan masuk ke jalur lawan arah dan menabrak mobil Toyota Avanza bernomor polisi BE 1599 AJ yang melaju dari arah berlawanan.
Bus ditemukan dalam kondisi terguling di jalur cepat, sedangkan mobil Avanza yang dikemudikan Syahrial dalam kondisi normal di jalur lambat.
”Penyebab kecelakaan diduga karena sopir bus kurang mengantisipasi dan tidak menjaga jarak aman dengan kendaraan di depannya,” ujar Kepala Kepolisian Resor Indramayu Ajun Komisaris Besar Yoris Marzuki, Minggu (28/7/2019).
(Tribunnews.com/Daryono)