Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Gempa di Sulawesi Utara

Peringatan Dini Tsunami Masih Waspada, Warga di Bibir Pantai Diimbau Belum Perlu Mengungsi

Namun, BMKG memberikan peringatan dini tsunami ke-2 atau statusnya masih waspada

Peringatan Dini Tsunami Masih Waspada, Warga di Bibir Pantai Diimbau Belum Perlu Mengungsi
ntnews.com.au
Info BMKG: Gempa Bumi Dirasakan 10 kali Sepanjang Hari Kamis, 14 November 2019 di Wilayah Indonesia 

TRIBUNNEWS.COM, MANADO - Gempa berkekuatan 7.1 Magnitudo yang mengguncang Maluku Utara, Kamis (15/11/2019) disebut BMKG berpotensi memicu gelombang tsunami.

Namun, BMKG memberikan peringatan dini tsunami ke-2 atau statusnya masih waspada.

Baca: Guncangan Gempa Terasa Kuat di Manado, Warga Panik Berlarian Keluar Rumah

Terkait status waspada, Kasi Data dan Informasi Stasiun Geofisika Winangun, Edward Menko menjelaskan jika terjadi tsunami, maka ketinggiannya diperkirakan hanya setengah meter atau 50 sentimeter.

"Pertama itu waspada. Perkiraan ketinggian maksimal setengah meter. Siaga ketinggian bisa 3 meter. Awas itu lebih dari 3 meter," katanya saat dihubungi Kompas TV melalui tayangan Breaking News, Kamis.

Gambar lokasi gempa di Sulut dan kekuatannya
Gambar lokasi gempa di Sulut dan kekuatannya (inatews.bmkg.go.id)

Dengan demikian, Edward mengimbau kepada warga yang berada di sekitaran bibir pantai agar tidak perlu mengungsi.

Baca: BREAKING NEWS: Gempa 7.1 Magnitudo Guncang Maluku Utara, BMKG Beri Peringatan Dini Tsunami

Hanya saja, lanjutnya, warga diimbau tidak berada di bibir pantai atau muara sungai.

"Meski ketinggian maksimal setengah meter, tapi kecepatan gelombang lumayan tinggi. Arahannya, jangan berdiri di tepi pantai dan muara sungai," tutur Edward.

Penulis: Imanuel Nicolas Manafe
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas