Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Fakta Yang Benar Terkait Puluhan Nenek-nenek Tidur di Ranjang Dari Semen di Ponorogo

Beberapa minggu ini, ramai di media sosial foto sejumlah lansia yang tidur di atas ranjang yang terbuat dari semen.

Fakta Yang Benar Terkait Puluhan Nenek-nenek Tidur di Ranjang Dari Semen di Ponorogo
Rahadian Bagus/Surya
Para lansia tidur di ruangan khusus di Panti Dhuafa Lansia Ponorogo. 

TRIBUNNEWS.COM, PONOROGO - Beberapa minggu ini, ramai di media sosial foto sejumlah lansia yang tidur di atas ranjang yang terbuat dari semen.

Ternyata, para lansia tersebut merupakan warga yang dirawat di Panti Dhuafa Lansia Ponorogo.

Seorang petugas perawat di Panti Dhuafa Lansia Ponorogo, Agus Setyo Pramono (31) menuturkan, sebagian para lansia yang dirawat di pantinya memang ditempatkan di ruangan khusus.

Di ruangan khusus itu, tempat tidur memang terbuat dari semen, namun dilapisi dengan busa spon, dan dilapisi karpet anti air.

"Yang viral di media sosial itu ruangan Perawatan Khusus (PK), ada 19 tempat tidur beton atau semen yang dilapisi spon dan karpet anti air. Jadi tidak benar kalau mereka tidur di atas kasur semen tanpa dilapisi," kata Agus saat ditemui di panti yang beralamat di Desa Turi, Kecamatan Jetis, Ponorogo, Jumat (24/11/2019) siang.

Baca: Nenek Umami Ditemukan Tewas di dalam Kamarnya

Baca: Viral Puluhan Lansia Tidur di Atas Coran Semen di Panti Jompo, Dinas Sosial Ponorogo Beri Penjelasan

Baca: Viral di Medsos, Pramugara Lion Air Bantu Lansia di Pesawat, Lihat Ekspresinya saat Menyuapi

Baca: Pria Lansia Ini Bikin Sopir Angkot M10 Gara-gara Menolak Turun dari Mobil dan Bicara Sendiri

Dia menuturkan, saat ini ada 9 lansia yang dirawat di ruangan PK perempuan.

Spon atau kasur busa pelapis ranjang semen, memang biasanya dilepas ketika lansia yang menempati kasur meninggal dunia.

"Jadi kalau ada lansia yang meninggal, spon atau kasur busa, dilepas.

Nah, biasanya kalau siang hari yang tidak ada lapisannya itu dipakai tiduran sama mereka, mungkin karena tidak ada lapisannya jadi dingin, mereka senang tidur di situ kalau siang. Mungkin itu yang difoto kemudian viral," katanya.

Dia mengatakan, ruangan khusus dan kasur khusus itu memang didesain bagi lansia yang sudah tidak dapat berjalan atau mengalami stroke.

Sehingga, ketika para lansia yang sudah tidak dapat beraktifitas ini ketika buang air besar atau kencing di kasur, para petugas mudah membersihkannya.

"Makanya dilapisi karpet anti air, jadi kalau ada yang bab tinggal disiram, nanti dibersihkan pakai spon, kemudian dilap pakai kanebo," katanya.

Warga Desa Bajang, Kecamatan Balong, Ponorogo ini mengatakan, pasca viralnya foto ruangan tersebut panti Dhuafa Lansia Ponorogo tempatnya bekerja ramai dikunjungi para dermawan yang memberikan sumbangan bagi panti.

Bahkan, perwakilan dari Kementrian Sosial datang untuk memberikan bantuan. (Rahadian Bagus)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Viral Puluhan Lansia Tidur Beralas Ranjang dari Semen di Ponorogo, Begini Faktanya,

Ikuti kami di
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas