Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Satu Aplikasi Jutaan
Cerita
Indonesia
DOWNLOAD NOW!
Tribun
LIVE ●

Mengaku Polisi, Bastanul Menipu Banyak Cewek, Ternyata ni yang Menginspirasinya

Ia berhasil menipu banyak wanita dengan mengaku sebagai anggota polisi berpangkat Brigpol yang bertugas di Polda Jambi.

Tribun X Baca tanpa iklan
Editor: Hendra Gunawan
zoom-in Mengaku Polisi, Bastanul Menipu Banyak Cewek, Ternyata ni yang Menginspirasinya
Handout
Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Sumsel Kompol Adhi Setyawan ketika menginterogasi tersangka polisi gadungan, Senin (9/12/2019). 

TRIBUNNEWS.COM, PALEMBANG - Ternyata, tersangka Bastanul Ardi yang ditangkap Subdit V Ditreskrimsus Polda Sumsel merupakan residivis kasus pencurian dengan kekerasan di Kota Lubuk Linggau.

Seperti yang diketahui, Ia berhasil menipu banyak wanita dengan mengaku sebagai anggota polisi berpangkat Brigpol yang bertugas di Polda Jambi.

Ia juga berhasil memerasnya banyak korban perempuan kenalannya dengan mengancam akan menyebarkan video bugil para korban.

Baca: Murka Pacar Tak Ada saat Diapeli, Pria Bakar Rumah Kekasihnya Hampir Celakai Nyawa Ayah yang Buta

Baca: Tak Terima Ditegur, Tukang Palak di Palembang Nekat Bakar Tetangganya: Pelaku Siram Bensin ke Korban

Baca: Cemburu Buta Seorang Kekasih yang Temperamental, Rumah Siti Zulaeha Rata Dibakar Pacar

"Aku tahu ide itu saat berada di penjara, ada teman di sana yang mengajari. Tidak susah cari uang, cukup pakai sosmed dan telepon sudah bisa dapat uang," katanya.

Ternyata, usai bebas dari penjara ia langsung memprakteknya ide yang diberikan sang teman saat dirinya di penjara.

Beberapa korban berhasil diperas, membuat tersangka membeli kembali smartphone untuk bisa banyak mendapatkan korban.

Tersangka melancarkan aksinya di rumahnya di Kota Lubuk Linggau.

Rekomendasi Untuk Anda

Dengan berbekalkan tiga smartphone dan tiga nomor yang berbeda, ternyata ini berhasil memperdaya para korbannya. Uang hasil yang ia peroleh dari menipu dan memeras korbannya, digunakan tersangka untuk poya-poya dan membeli sabu.

"Kata teman itu, tidak susah cari uang kalau pakai otak. Tidak perlu kerja, uang datang dan bisa melihat orang bugil. Tetapi memang awalnya butuh modal," pungkasnya.

Artikel ini telah tayang di sripoku.com dengan judul Di Penjara Bastanul Dapat Ide Jadi Polisi Gadungan, Pikat Wanita Lalu Memerasnya, Sosok Ini Gurunya,

Sumber: Sriwijaya Post
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas