Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

heboh Polisi yang Ditikam Karena Ganggu Istri Anggota TNI Dikabarkan Tewas, Ini Fakta Sebenarnya

Kabar tewasnya Bripka Imam Sutrisno, polisi yang ditusuk anggota TNI AD membuat heboh Polres Pamekasan.

heboh Polisi yang Ditikam Karena Ganggu Istri Anggota TNI Dikabarkan Tewas, Ini Fakta Sebenarnya
Surya
Kabar Meninggalnya Bripka Imam Sutrisno Buat Geger Polres Pamekasan, Humas Ungkap Kondisi Sebenarnya 

Kasus itu kini ditangani oleh Detasemen Polisi Militer V/4 Surabaya.

"Penanganan kasus ini sudah ditangani seusai proses hukum yang berlaku," ujarnya.

Sebelumnya terungkap motif asmara melatarbelakangi peristiwa berdarah yang menggegerkan warga Pamekasan ini.

Komandan Polisi Militer Pamekasan, Maskun saat diwawancarai di ruang kerjanya menjelaskan, motif pembacokan itu karena istri AS sering digoda oleh Imam.

"Motif utama karena persoalan rumah tangga AS yang diganggu oleh korban," ujar Maskun, Selasa.

Maskun mengungkapkan, penusukan berawal pada Selasa pukul 09.30 WIB, dimana AS mendatangi Mapolres Pamekasan untuk menemui Imam.

Namun AS gagal bertemu karena orang yang dicarinya tidak ada di kantornya.

"AS datang sendirian berseragam TNI lengkap ke Polres Pamekasan," kata Maskun.

Pukul 10.30 WIB, AS dan Imam akhirnya bertemu setelah membuat janji di sebuah rumah kosong di Jalan Sersan Mesrul milik Sunarto .

Di rumah tersebut, AS hendak menyelesaikan secara damai persoalan rumah tangganya dengan Imam.

Karena di tengah perbincangan memanas, akhirnya AS menusuk perut Imam menggunakan pisau sangkur yang sudah dibawa AS.

Imam kemudian mengalami luka di bagian perut sebelah kiri.

Imam melarikan diri dari lokasi pembacokan ke arah timur.

Sekitar 30 meter dari lokasi pembacokan, Imam merampas motor milik warga dan membawanya lari.

Imam kemudian jatuh tersungkur bersama motornya di depan Bank SPM di Jalan Abdul Aziz setelah menabrak pagar besi bank.

Pukul 11.30 WIB, oleh warga, Imam kemudian dibawa ke rumah sakit umum dr H. Slamet Martodirjo Pamekasan menggunakan ambulans.

Di waktu bersamaan, AS langsung menyerahkan diri ke kantor Kodim 0826 Pamekasan di Kelurahan Lawangan Daya.

"AS tidak ada niat untuk melukai korban.

Namun, saat negosiasi untuk mencari solusi, AS terpaksa melukai korban menggunakan pisau sangkurnya," ungkap Maskun.

Terkait peristiwa ini, Polisi Militer Pamekasan terus melakukan koordinasi dengan Kodim 0826 Pamekasan dan Polres Pamekasan.

Menurut Maskun, peristiwa ini sudah menjadi atensi atasannya di Denpom 54 Surabaya.

"Keterangan para saksi dan pelaku serta pihak-pihak lain, sudah kami kumpulkan.

Termasuk barang bukti berupa pisau sangkur sudah kami sita," ungkap Maskun. (Luhur Pambudi)

Artikel ini telah tayang di surya.co.id dengan judul Kabar Tewasnya Polisi yang Ditusuk TNI AD Gegerkan Polres Pamekasan, Humas Ungkap Kondisi Sebenarnya,

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Hendra Gunawan
Sumber: Surya
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas