Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Wanita Paruh Baya Ini Pingsan Lihat Anaknya Dieksekusi Cambuk di Nagan Raya

Wanita asal Desa Langkak, Kecamatan Kuala, Nagan Raya itu pun terpaksa diboyong ke ambulans yang sudah siaga di lokasi eksekusi cambuk

Wanita Paruh Baya Ini Pingsan Lihat Anaknya Dieksekusi Cambuk di Nagan Raya
SERAMBI/RIZWAN
Orangtua seorang terpidana cambuk pingsan ketika menyaksikan anaknya menjalani hukuman cambuk di Alun-alun Suka Makmue, Nagan Raya, Jumat (13/12/2019). 

Dua dari delapan yang dieksekusi cambuk di depan ratusan masyarakat tersebut ternyata adalah pegawai negeri sipil (PNS) jajaran Pemkab Nagan Raya.

Dua PNS yang jadi terpidana kasus  judi itu adalah Saiful dan Abdul Azis.

Kajari Nagan Raya, Sri Kuncoro mengatakan, delapan orang yang dieksekusi tersebut merupakan terpidana kasus judi. Mereka selama ini ditahan dan kini dilakukan eksekusi cambuk.

“Mereka merupakan dua berkas. Empat orang dicambuk 8 kali dan empat lain dicambuk 22 kali,” katanya kepada Serambi, Jumat kemarin.

Kuncoro mengakui, bahwa dari delapan orang yang dicambuk tersebut adalah berprofesi sebagai PNS.

“Hukuman yang dilakukan kepada para terpidana tidak dibeda-bedakan dan tetap sama, baik itu PNS maupun swasta,” tegasnya.

Bupati Nagan Raya, HM Jamin Idham yang diwakili Kadis Syariat Islam, H Said Hamazali SPd menyampaikan, harapan kepada masyarakat untuk menjauhi perbuatan pidana judi atau jenis lainnya, sehingga diharapkan ke depan tidak ada lagi warga yang harus menjalani hukuman cambuk.

Kedelapan terpidana cambuk asal Nagan Raga tersebut itu langsung diberikan surat bebas oleh Kepala Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Meulaboh, Aceg Barat, Jumadi SE setelah menjalani prosesi cambuk.

Penyerahan surat bebas tersebut turut disaksikan Kajari dan Forkopimda Nagan Raya. Jumadi mengingatkan kepada para terpidana yang sudah bebas itu untuk tidak lagi berbuat tindak pidana sehingga ke depan tak lagi harus menjalani hukuman di penjara atau pun dicambuk di muka umum.(riz)

Artikel ini telah tayang di serambinews.com dengan judulOrangtua Terpidana Cambuk Pingsan, Saat Menyaksikan Putranya Jalani Hukuman

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Eko Sutriyanto
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas