Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Bertahun-tahun Terlilit Ban, Ada yang Bisa Selamatkan Buaya Ini? BKSDA Gelar Sayembara

Seekor buaya di sungai bawah Jembatan II, Kota Palu, Sulawesi Tengah muncul dengan kondisi leher terlilit ban pada Rabu (15/1/2020).

Tayang:
Baca & Ambil Poin
Editor: Saridal Maijar
zoom-in Bertahun-tahun Terlilit Ban, Ada yang Bisa Selamatkan Buaya Ini? BKSDA Gelar Sayembara
Istimewa/Kompas.com
Buaya liar yang lehernya terlilit ban bekas terlihat di Sungai Palu, Sulawesi Tengah, pada 15 Januari 2020. 

TRIBUNNEWS.COM - Seekor buaya di sungai bawah Jembatan II, Kota Palu, Sulawesi Tengah muncul dengan kondisi leher terlilit ban pada Rabu (15/1/2020).

Kemunculan buaya terlilit ban ini sebenarnya bukan yang pertama kali.

Buaya yang sama pernah muncul dengan kondisi terjerat ban pada tahun 2016 lalu.

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sulawesi Tengah berupaya untuk menyelamatkan buaya tersebut dari jeratan ban.

Salah satu upayanya dengan menggelar sayembara untuk menangkap dan membebaskan seekor buaya terjetat ban bekas di lehernya.

Menurut Kepala BKSDA Sulawesi Tengah, Hasmuni Hasmar, pihaknya kekurangan personel untuk menyisir Sungai Palu hingga Teluk Palu.

Hasmar juga menjelaskan, beberapa pihak sebenarnya sudah berinisiatif melakukan penyisiran, namun hingga saat ini belum berhasil.

Rekomendasi Untuk Anda

"Kami juga beberapa waktu lalu bekerja sama dengan NGO asal Australia namun upaya mereka menyelamatkan buaya itu gagal," katanya saat di Palu, Selasa (28/1/2020).

Dikutip dari Antara, pihaknya berjanji juga akan memberi imbalan bagi masyarakat yang menangkap dan menyelamatkan buaya tersebut dari jeratan ban.

"Jika ada masyarakat berhasil melepas ban bekas di leher buaya itu, kami akan berikan imbalan," kata Hasmar tanpa menyebut bentuk dan nilai imbalan yang akan diberikan.

HALAMAN SELANJUTNYA>>>

Sumber: Kompas.com
Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas