Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Viral Media Sosial

HOAKS RS Kariadi Rawat 5 Pasien Terduga Virus Corona, 1 Orang Meninggal, Begini Faktanya

Beredar video pemberitaan adanya 5 pasien terduga virus corona di RS dr. Kariadi Semarang. Pihak Rumah Sakit berikan klarifikasi.

HOAKS RS Kariadi Rawat 5 Pasien Terduga Virus Corona, 1 Orang Meninggal, Begini Faktanya
Tangkapan Instagram @rskariadi
Beredar video pemberitaan adanya 5 pasien terduga virus corona ada di RS dr. Kariadi Semarang. Pihak RS dr. Kariadi Semarang mengatakan video tersebut dipotong oleh oknum tak bertanggung jawab sehingga informasi pemberitaan menjadi tidak valid. 

TRIBUNNEWS.COM - Sebuah video yang memberitakan adanya lima pasien terduga terjangkit virus corona di Rumah Sakit (RS) dr. Kariadi Semarang menghebohkan warganet.

Terlebih, dalam pemberitaan tersebut dinyatakan bahwa ada satu pasien yang meninggal dunia.

Keresahan masyarakat pun mencuat pasca beredarnya video tersebut.

Pasalnya, seperti yang diketahui, virus corona sedang menjadi perhatian publik belakangan ini.

Pihak RS dr. Kariadi Semarang pun angkat bicara terkait beredarnya video tersebut.

Ketua Bidang Pelayanan Medik RS dr. Kariadi Semarang, dr. N. Baskoro Nurdopo, Sp. Rad (K) menegaskan pemberitaan dalam video yang beredar tersebut tidak valid.

"Terkait dengan pemberitaan yang beredar saat ini, yang menyatakan RS dr. kariadi merawat 5 pasien, 4 positif coronavirus dan 1 pasien meninggal, saya dari Rumah Sakit dr. Kariadi menyatakan bahwa berita itu adalah berita yang tidak benar," kata Baskoro dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram resmi RS dr. Kariadi Semarang, Sabtu (1/2/2020).

Lebih lanjut, Baskoro menerangkan, video yang beredar tersebut sesungguhnya memberitakan simulasi penanganan pasien yang terjangkit virus corona.

Namun, oknum yang tidak bertanggung jawab memotong video itu dan menyebarluaskannya hingga menimbulkan keresahan masyarakat.

"Itu berita simulasi yang dibuat pada hari Kamis (30/1/2020) kemarin, kita kerjasama dengan dinas kesehatan, rumah sakit sekitarnya," kata Baskoro.

Halaman
12
Ikuti kami di
Add Friend
Penulis: Widyadewi Metta Adya Irani
Editor: Ifa Nabila
Sumber: TribunSolo.com
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas