Ada Kisah Menarik di Balik Orang Tua di Jogja Beri Nama Anaknya Alhamdulillah Rejeki Hari Ini:
Di Yogyakarta ada orangtua yang memberikan nama anaknya Alhamdulillah Rejeki Hari Ini.
Editor: Sugiyarto
“Selesai dipijat, bapaknya (pemijat) mengatakan jika istri saya sulit hamil karena ada beberapa syaraf. Saat itu ditawari, untuk pijat. Saya sebenarnya sudah tak begitu berharap banyak karena pengobatan dari medis hingga tradisional sudah dilakukan,” ucap Didik.
“Sebenarnya di usia perkawinan sudah pasrah, tetapi saat bulan Februari 2019 saat mudik tak dapat (haid) lalu beli tes kehamilan, dan ternyata positif,” kata Didik.
Setelah itu diperiksakan ke dokter kandungan, diketahui sudah hamil 9 minggu.
Insipirasi dari seniman
Sebelum memberikan nama anak, dia terinspirasi dari seniman asal Yogyakarta.
Seniman ini memiliki karya dengan judul ‘Rejeki Hari ini’.
‘Rejeki Hari ini’ adalah nama dari karya seni patung dari karya seorang pematung terkenal di Yogyakarta.
Meski Didit tak menyebut nama, namun sosok pematung itu dianggap sebagai guru bagi kehidupannya.
Karya patungnya bercerita tentang buruh gendong Pasar Beringharjo, dan saat ini dikoleksi seorang pengusaha.
“Lalu saya tambahi Alhamdulilah di depannya,” ucap Didik.
“Istri sempat tanya mengapa nama itu diberikan? Saya menjawab agar nanti tidak seperti bapaknya. Dia (istri) sudah tahu saya, jadi setuju saja,” ucap Didik.
Meidiana sang istri mengatakan, selama mengandung hingga melahirkan Al tanggal 7 September 2019 tidak ada hal yang mengkhawatirkan.
Sama seperti ibu lainnya, sempat ngidam nasi padang dan nasi Jinggo khas Bali.
Memang saat memeriksakan di sebuah rumah sakit, dan di USG 4 Dimensi tak terlihat wajah bayi dalam kandungannya.
Sampai beberapa kali hasilnya sama dan sempat membuat khawatir keduanya.
Namun akhirnya terjawab, kelahiran bayi mungil berbobot 2,9 kg dengan selamat dan sehat.
“Tidak macam-macam sampai proses kelahirannya,” kata Meidiana. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul viral-bayi-bernama-alhamdulillah-rejeki-hari-ini-ini-kisahnya