Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Dipicu Teguran Suara Knalpot Motor, Ujang Tewas Dianiaya

Iptu Thomas mengatakan, kini pihak kepolisian sedang memburu pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia

Dipicu Teguran Suara Knalpot Motor, Ujang Tewas Dianiaya
net
Ilustrasi 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Seli Andina Miranti

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Ujang (35), warga Desa Nanjung Mekar, Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, menjadi korban penganiayaan di Cicalengka, Kabupaten Bandung.

Ia ditemukan di depan sebuah kios dalam kondisi berlumuran darah sebelum akhirnya dibawa ke RSUD Cicalengka, Kamis (20/2/2020).

Hal tersebut disampaikan Kanit Reskrim Polsek Cicalengka, Iptu Thomas, di Mapolsek Cicalengka, Jumat (21/2/2020).

Iptu Thomas mengatakan, peristiwa tersebut bermula dari korban yang sedang nongkrong bersama beberapa temannya.

"Korban lagi nongkrong bersama temannya dan seorang Pekerja Seks Komersial (PSK) di lokasi," ujar Iptu Thomas.

Lalu  melintas pengendara motor Yamaha Vega tanpa plat nomor yang mengunakan knalpot bising.

"Ditegurlah oleh si korban, 'Gandeng, Anj*ng!' bahasanya begitu lah," ujarnya.

Teguran korban tak dihiraukan pelaku.

Ketika si pelaku kembali melintas, Iptu Thomas melanjutkan, pelaku dicegat dan ditempeleng oleh korban.

Lalu, pelaku datang kembali bersama temannya dan mengeroyok korban hingga terluka parah.

"Begitu kira-kira kronologi kejadiannya, sayangnya pelaku masih belum tertangkap," ujarnya.

Iptu Thomas mengatakan, kini pihak kepolisian sedang memburu pelaku penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Artikel ini telah tayang di tribunjabar.id dengan judul Penganiayaan Berujung Maut di Cicalengka Bermula dari Teguran Knalpot Bising

Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Tribun Jabar
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas