Tribun

Tragedi Susur Sungai

Pengakuan Tersangka Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswi SMPN 1 Turi soal Pemilihan Lokasi

IYA, tersangka susur sungai Sempor yang tewaskan 10 siswi SMPN 1 Turi Sleman, mengaku tak mengecek lokasi terlebih dulu.

Penulis: Pravitri Retno Widyastuti
Editor: Wulan Kurnia Putri
Pengakuan Tersangka Susur Sungai Sempor yang Tewaskan 10 Siswi SMPN 1 Turi soal Pemilihan Lokasi
TRIBUNJOGJA.COM / Hasan Sakri
TERSANGKA. Polisi menunjukkan tiga orang tersangka inisial IYA, DDS dan R dalam kasus kegiatan susur sungai siswa SMP N 1 Turi berujung maut di Mapolres Sleman, DI Yogyakarta, Selasa (25/2/2020). Pihak kepolisian sampai saat ini telah menetapkan tiga orang tersangka yang ketiganya merui[akan guru pembina kegiatan Pramuka di SMP N 1 Turi dengan sangkaan telah melanggar pasal 359 KUHP dan Pasal 360 ayat 1 KUHP karena kesalahannya menyebabkan orang meninggal dunia atau terluka. 

Kemendikbud Beri Tanggapan

Mengutip Kompas.com, pihak Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melalui Sekretaris Jenderal, memberikan imbauan pada sekolah terkait tragedi susur sungai yang dialami ratusan siswa SMPN 1 Turi Sleman.

Sekjen Kemendikbud, Prof Ainun Naim, meminta kepala sekolah agar menjadikan sekolah sebagai tempat paling aman untuk para siswa.

Sesjen Kemendikbud, Prof. Ainun Na?im meninjau langsung lokasi kejadian dan mengunjungi sejumlah siswa yang menjadi korban pada Sabtu (22/2/2020). Setelah mengunjungi SMPN 1 Turi Sleman, Prof. Ainun Na'im memberikan pengarahan di Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman yang dihadiri semua kepala sekolah jenjang SMP di Kabupaten Sleman.
Sesjen Kemendikbud, Prof. Ainun Na?im meninjau langsung lokasi kejadian dan mengunjungi sejumlah siswa yang menjadi korban pada Sabtu (22/2/2020). Setelah mengunjungi SMPN 1 Turi Sleman, Prof. Ainun Na'im memberikan pengarahan di Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman yang dihadiri semua kepala sekolah jenjang SMP di Kabupaten Sleman. (DOK. KEMENDIKBUD)

Hal ini disampaikan Ainun saat memberikan pengarahan pada kepala sekolah jenjang SMP di seluruh Sleman pada Sabtu (22/2020).

"Jika ada program yang dilahirkan di luar sekolah maka harus diperhitungkan dengan baik keselamatan anak didik, termasuk juga melibatkan masyarat di daerah tempat kegiatan tersebut," ujar Ainun di Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman.

Baca: Gara-gara Ngeyel ke Pembina Pramuka, Siswi SMPN 1 Turi Selamat dari Tragedi Susur Sungai Sempor

Baca: Kondisi Siswa SMPN 1 Turi setelah Insiden Susur Sungai, Trauma Memprihatinkan, Nangis Teriak-teriak

Tak hanya itu, melalui laman resmi Kemendikbud, Ainun juga mengingatkan sekolah agar mengutamakan keselamatan para siswa.

Termasuk saat melaksanakan kegiatan ekstrakurikuler.

"Tidak hanya kondisi fisik sekolah yang aman, tetapi program sekolah juga mempertimbangkan keamanan anak didik," tandas dia.

(Tribunnews.com/Pravitri Retno W, Kompas.com/Wijaya Kusuma/Yohanes Enggar Harususilo)

Sumber: TribunSolo.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas