Akses berita lokal lebih cepat dan mudah melalui aplikasi TRIBUNnews
X
Tribun
TribunJualbeli
Tribun Network
About Us
Redaksi
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Terungkap! Hal Sepele Ini Buat Ayah Kandung Tega Cekik Hingga Buang Anak Kandung di Gorong-gorong

Tersangka pembunuh siswi SMP di Tasikmalaya ternyata ayah kandungnya sendiri. Terungkap masalah sepele ini yang jadi penyebabnya.

Terungkap! Hal Sepele Ini Buat Ayah Kandung Tega Cekik Hingga Buang Anak Kandung di Gorong-gorong
Kolase Tribun Bogor/Kompas.com
Petugas saat mengevakuasi jasad DS di gorong-gorong depan sekolahnya 

TRIBUNNEWS.COM - Tepat satu bulan akhirnya misteri kematian DS siswi SMP yang ditemukan di gorong-gorong sekolah terungkap.

Butuh waktu satu bulan akhirnya tersangka dari kasus pembunuhan DS siswi SMP Tasikmalaya terbongkar.

Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota mengungkap tersangka pembunuh DS tak lain tak bukan adalah ayah kandungnya sendiri, yang beinisial BR.

DS siswi SMP asal Tasikmalaya ini diketahui sebagai korban pembunuhan oleh ayahnya sendiri, BR (45).

Kepada polisi ayah gadis 13 tahun mengaku perbuatannya.

 Orangtua Bercerai, 3 Anak Bernasib Pilu, Terpaksa Makan Sabun dan Mengaku Rasanya Seperti Susu

 Pilunya Kehidupan Keluarga Tersangka Tragedi Susur Sungai, sang Anak Diberi Hujatan Kelewat Sadis!

Tak hanya itu ia juga mengungkapkan alasannya hingga tega membunuh putri kandungnya tersebut.

Siapa sangka kemarahan BR bermula hanya gara-gara terpancing masalah sepele yang seharusnya memang kewajibannya sebagi orangtua.

Pelaku rupanya emosi karena korban merengek minta uang untuk biaya tur studi (study tour) sekolahnya ke Bandung.

Korban dicekik sampai tewas oleh pelaku sekaligus ayah kandungnya di sebuah rumah kosong dekat lokasi kerja pelaku.

Gorong-gorong tempat ditemukan jenazah DS, Jumat (31/1/2020).
Gorong-gorong tempat ditemukan jenazah DS, Jumat (31/1/2020). (Kompas.com/Irwan Nugraha)

"Korban tewas karena dicekik oleh pelaku sekaligus ayah kandungnya sendiri saat mengaku kesal korban meminta uang untuk study tour," jelas Kepala Polres Tasikmalaya Kota AKBP Anom Karibianto saat konferensi pers di kantornya, Kamis (27/2/2020) siang.

HALAMAN SELANJUTNYA ===============>

Editor: Octavia Monalisa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
© 2021 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas