Tribun
TribunJualbeli
Tribunnews.com
Tribun Network
About Us
Info Iklan
Contact Us
Help
Terms of Use
Privacy Policy
Pedoman Media Siber
No Thumbnail
Desktop Version

Fakta Baru Pemuka Agama Menodai Cewek Surabaya, Diduga Korbannya Lebih dari Seorang

HL dilaporkan atas dugaan merudapaksa seorang wanita berinisial IW (26) hingga menimbulkan trauma dan luka psikologis

Fakta Baru Pemuka Agama Menodai Cewek Surabaya, Diduga Korbannya Lebih dari Seorang
Luhur Pambudi/Surya
Perwakilan keluarga korban menunjukkan laporan dugaan pemerkosaan ke Polda Jatim pekan lalu. Foto kanan : pendeta HL terduga pemerkosa jemaat perempuan ditangkap penyidik. 

Laporan Wartawan Surya Malang Luhur Pambudi

TRIBUNNEWS.COM, SURABAYA - Penyidik Subdit IV Renakta Ditreskrimum Polda Jatim terus kembangkan dugaan kasus persetubuhan terhadap cewek berinisial IW (26) oleh pendeta berinisial HL (50) di sebuah tempat ibadah di Surabaya.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan menduga korban dugaan kejahatan persetubuhan yang dilakukan HL akan bertambah.

Berdasarkan informasi yang diperoleh penyidiknya, bahwa kekerasan seksual itu tak cuma dilakukan terhadap IW atau diduga korban lebih dari satu.

"Belum tahu. Baru informasi. Kami akan menunggu dengan adanya ini, tidak menutup kemungkinan ada pengaduan yang lain," katanya di Gedung Tri Brata Mapolda Jatim, Senin (9/3/2020).

Kendati belum ada laporan baru mengenai korban tambahan itu, Luki akan terus mengusut kasus tersebut.

"Kami masih mendalami isu itu, informasi kami dalami, kan tidak sedalam itu. Informasi adalah bukti. Fakta-fakta lapangan sehingga kami akan putuskan," pungkasnya.

Jefri Simatupang kuasa hukum pendeta HL (50) yang diduga merudapaksa IW (26) di sebuah tempat ibadah di Surabaya, berharap kepolisian tidak mengada-ada dalam menjalankan proses hukum pada kliennya.

Baca: Lirik Lagu Any Song - Zico Beserta Terjemahan Bahasa Indonesia yang Viral di TikTok

Baca: Menkop Lantik Dirut LPDB-KUMKM Baru, Ini Targetnya

Baca: Fakta-Fakta 90 Warga Mesuji Lampung Alami Keracunan Makanan

 

Ia merasa keberatan dengan tuduhan adanya korban tambahan atas kasus yang menimpa kliennya.

Jefri berharap, pihak penyidik segera memperjelas siapa korban tambahan yang dimaksud, dan apakah korban tersebut sudah membuat laporan resmi ke kepolisian.

Halaman
1234
Ikuti kami di
Add Friend
Editor: Eko Sutriyanto
Sumber: Surya Malang
  Loading comments...
© 2020 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
Atas