Tunggu 3.0 detik untuk membaca artikel
Aplikasi Tribun
Tajamkan Wawasanmu,
Suarakan
Opinimu
KLIK DI SINI
Tribun
LIVE ●

Pria Ngamuk Tewas Ditembak setelah Menyerang Polisi, Sempat Buat Status Ancaman Akan Menebas Leher

Sebelum menyerang, pria tersebut sempat menulis status di Facebooknya dan mengancam akan menebas leher polisi, berikut kronologi selengkapnya.

Tayang:
Baca & Ambil Poin
zoom-in Pria Ngamuk Tewas Ditembak setelah Menyerang Polisi, Sempat Buat Status Ancaman Akan Menebas Leher
Istimewa
Ilustrasi penembakan 

TRIBUNNEWS.COM - Viral pria ngamuk dan menyerang polisi, tewas setelah ditembak di tempat.

Pria asal Riau yang melakukan penyerangan kepada polisi terpaksa ditembak di tempat karena mengancam petugas.

Sebelum menyerang, pria tersebut sempat menulis status di Facebooknya dan mengancam akan menebas leher polisi, berikut kronologi selengkapnya.

Seorang pria tak dikenal tewas ditembak polisi saat melakukan penyerangan terhadap anggota polisi di Polres Kepulauan Meranti, Riau.

Sebelum kasus itu terjadi, pria tersebut sempat menulis status di akun Facebook miliknya.

 POPULER Viral Video Pria Dikeroyok Orang Tak Dikenal, Kepala Dipukul Helm, Kaki Dilindas Motor

 Polisi Periksa 5 Pelajar Kasus Pelecehan Siswi SMA yang Viral, Begini Pengakuan Mengejutkan Mereka

Status tersebut berisi ancaman kepada polisi.

Pria tersebut bahkan mengancam akan menebas leher polisi.

Rekomendasi Untuk Anda

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Humas Polda Riau Kombes Sunarto dalam keterangan tertulis kepada Kompas.com, Kamis (12/3/2020) malam.

Status akun Facebook Abdul Hamid yang mengancam menebas leher polisi sebelum melakukan penyerangan terhadap anggota polisi di Polres Kepulauan Meranti yang di screen shot oleh kepolisian.(Dok. Polda Riau)
Status akun Facebook Abdul Hamid yang mengancam menebas leher polisi sebelum melakukan penyerangan terhadap anggota polisi di Polres Kepulauan Meranti yang di screen shot oleh kepolisian.(Dok. Polda Riau) ()

Sunarto menyebutkan, pria tersebut berinisial AH warga Jalan Perjuangan, Kota Selat Panjang, Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Beberapa jam sebelum menyerang polisi di Mapolres Kepulauan Meranti, AH sempat mengunggah status di akun media sosial Facebook miliknya. Statusnya bernada ancaman terhadap polisi," kata Sunarto.

HALAMAN 2 >>>>>

Dapatkan Berita Pilihan
di WhatsApp Anda
Klik Di Sini!
Baca WhatsApp Tribunnews
Tribunnews
Ikuti kami di
Berita Populer
Atas